PULOAMPEL – Limbah pabrik berupa Flayas longsor ke aliran Kali Cikubang, Desa Argawana, Kecamatan Puloampel, Selasa (7/12) pagi. Akibatnya, empat rumah warga terendam air luapan kali.
Sekretaris Desa Argawana Mahdi mengatakan, pihaknya dipimpin Kepala Desa Argawana H Arief Hidayatulloh sudah mendatangi perusahaan pengolahan limbah tersebut agar bertanggung jawab mengeruk sungai yang mendangkal akibat tertimbun longsoran limbah.
“Empat rumah warga terdampak, banjir sampai masuk ke dalam rumah,” kata Mahdi kepada Radar Banten.
Namun saat didatangi, pihak manajement perusahaan tidak ada di kantor, hanya seorang petugas keamanan yang menemui mereka.”Kami minta tanggungjawabnya, minimal dikeruklah kalinya,” pinta Mahdi. (daru)











