Sementara itu, Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy mengatakan, Banten berkomitmen penuh dalam pencegahan radikalisme di tanah jawara.
“Kita bersama-sama menjaga keutuhan NKRI untuk selalu aman damai sehingga kegiatan pembangunan dapat berjalan baik,” kata politisi partai Golkar ini.

Ketua Yayasan Nurul Falah, KH Rafiudin dalam sambutannya mengatakan, pihaknya tidak akan memberi ruang kepada paham radikal maupun terorisme masuk atau berkembang di Banten. “Kami akan bersama aparat penegak hukum mencegah masuknya paham radikal ke masyarakat maupun pesantren,” tukasnya.(nce/tur/air)











