SERANG – Banjir yang melanda Kota Serang, Selasa 1 Maret 2022 masih menyisakan kesedihan bagi warga. Penyebabnya, ada enam rumah hanyut, dan empat rumah mengalami rusak parah.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Serang, Rabu 2 Maret 2022 keempat rumah yang hanyut terbawa arus yakni:
- Lingkungan Legok dalam RT/RW 02/02 Kelurahan Drangong Kecamatan Taktakan.
- Lingkungan Magarsari Kelurahan Kagungan Kecamatan Serang
- Lingkungan Lopang, Kelurahan Lopang, Kecamatan Serang atas nama Gandi.
- Lingkungan Lopang Cilik RT/RW 03/02 Kelurahan Lopang, Kecamatan Serang.
- Linkungan Lopang Cilik RT/RW 02/02 Kelurahan Lopang, Kecamatan Serang atasnama Sapuan.
- 4 rumah kontrakan milik Sidin di lingkungan Pekarungan RT/RW 01/01 Keluraha Kagungan, Kecamatan Serang.
Sedangkan, untuk rumah dengan kondisi rusak berat yakni;
- Rumah milik Rizal warga RT/RW 04/02 Linkungan Pekarungan Kelurahan Kagungan, Kecamatan Serang.
- Rumah milik Yepi warga RT/RW 04/02 Linkungan Pekarungan Kelurahan Kagungan, Kecamatan Serang.
- Rumah milik Gembok warga RT/RW 04/02 Linkungan Pekarungan Kelurahan Kagungan, Kecamatan Serang.
- Rumah milik Mahdi RT/RW 02/04 Linkungan Pekarungan Kelurahan Kagungan, Kecamatan Serang.
Kepala BPBD Kota Serang Diat Hermawan mengatakan, sebagian rumah hanyut berada di pinggir kali Cibanten. “Ada enam rumah yang hanyut dan empat rumah rusak berat. Data ini terus bergerak,” ujarnya kepada Radar Banten, Rabu 2 Maret 2022. (Fauzan)











