Perempuan yang juga menjabat sebagai Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Serang itu berharap, warga Kota Serang yang menjadi korban bencana banjir, dapat selalu semangat dan terus menjaga lingkungan sekitarnya.
“Semoga tetap sehat dan semangat. Kalau ada kekurangan bisa berkoordinasi dengan RT dan RW,” terangnya
Sementara itu, Lurah Kasemen, Ahmadi mengatakan di kelurahanya ada 12 RW yang terdampak banjir. Lokasi paling parah di Lingkungan Kedung Leles, sebelumnya merupakan daerah langganan banjir.
“Ketinggian air memang berpariatif, ada yang sampai 1,3 meter di daerah Keganteran. Namun untuk di wilayah dekat kali itu lebih tinggi lagi,” katanya.
“Pad saat banjir, di Kampung Keganteran ini memang sempat terisolir selama kurun waktu 5 jam. Karena bantuan pun gak bisa masuk terhalang aliran sungai yang meluap,” beber Ahmadi.
Ahmadi mengungkapkan, berdasarkan pendataan yang dilakukan pihaknya total rumah rusak akibat banjir menimpa 40 rumah. Kondisinya berpariatif, mulai dari sedang hingga berat. (Fauzan)










