SERANG – Tunjangan kinerja (tukin) ASN/PNS Pemprov Banten yang hingga kini belum cair membuat mereka gelisah sekaligus “kreatif”. Entah siapa yang membuat, saat ini muncul meme-meme kreatif yang bikin ngakak terkait belum cairnya tukin.
Contohnya saja video dengan latar belakang logo Bank Banten yang diberi backsound lagu Aishiteru yang dinyanyikan grub band Zivilla. Dalam video berdurasi 19 detik itu, muncul lirik lagu yang menggambarkan hati suasana para ASN saat ini.
Tukin 2022 belum dapat dibayarkan lantaran rekomendasi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) belum keluar.
“Menunggu sesuatu yang sangat menyebalkan bagiku. Saat ku harus bersabar dan trus bersabar menantikan kehadiran dirimu. Entah sampai kapan aku harus menunggu sesuatu yang sangat sulit tuk kujalani”. Begitu salah satu meme lucu.
Ada juga meme yang bertulisan gak kerasa udah Maret tapi belum cair juga. Kini muncul juga meme berbentuk tabel yang membandingkan gejala orang terkena Covid-19 dengan orang yang tukinnya cair. Meme itu pun dipasang di status WhatsApp sejumlah ASN.
Dalam meme itu disebutkan, beda tipis antara gejala Covid-19 dengan dampak TPP belum cair. Pahami dan kenali ciri-cirinya jangan sampai salah penanganan. Orang yang terkena Covid-19 mengalami pusing, sedangkan yang TPP belum cair mengalami pusing banget. Orang yang terkena Covid-19 mengalami demam, sedangkan yang belum cair TPP-nya akan mengalami pusing banget.
Ciri ketiga, orang yang terkena Covid-19 mengalami susah menelan karena tenggorokan kering, sedangkan yang TPP belum cair mengalami tenggorokan kering karena tidak ada yang bisa ditelan. Keempat, orang yang terkena Covid-19 pandangannya kabur, sedangkan TPP yang belum cair, pandangannya kosong. Terakhir, orang yang terkena Covid-19 mengalami sesak nafas, sementara ASN yang TPP-nya belum cair nafasnya ngap-ngapan. Kamu sendiri sudah merasakan gejala yang mana?
Berdasarkan keterangan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Banten Rina Dewiyanti yang sudah menyampaikan pertanyaan dari para ASN terkait tukin, Kemendagri justru meminta ASN untuk bersabar. “Katanya sabar, sedikit lagi,” ujar Rina menirukan keterangan dari Kemendagri. (rostinah)











