TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Atika, guru honorer SDN Ranca Iyuh IV, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, meninggal dunia di rumah sakit Hermina Bitung.
Guru honorer tersebut belum menerima gaji, sehingga kesulitan biaya pengobatan. Bahkan, Atika tidak memiliki kartu BPJS Kesehatan.
“Iya benar kejadian tersebut, beliau kekurangan biaya sehingga tidak bisa check up kesehatannya ke dokter dan telah meninggal dunia kemarin pukul 7.00 WIB,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Kamis 24 Maret 2022 melalui pesan WhatsApp.
Atika sendiri mengalami pembengkakan jantung setelah melahirkan. Dalam kondisi tersebut, guru honorer ini dibawa ke rumah sakit dan nyawanya tidak tertolong.
Menurutnya, dengan gaji Rp1 juta per bulan dan belum cair para guru honorer kekurangan biaya. Apalagi sumber penghasilan guru honorer hanya dari mengajar saja.











