Kata Rizal, penyebab banjir terjadi penyempitan dan pendangkalan pada aliran irigasi yang mengalir di permukiman warga. “Memang saat banjir kemarin 1 Maret 2022 ada bangunan yang roboh, bekas sisa-sisa belum sempat keangkat,” katanya.
“Tapi, memang minggu lalu, sudah keangkat. Seperti penyempitan, saluran air kayak botol,” tambah Rizal.
Rizal mengungkapkan, ketinggian air sempat mencapai selutut orang dewasa dan air sempat masuk ke rumah. Namun, karena air cepat surut, kondisi tersebut tak berlangsung lama. “Beberapa masuk ke rumah. Kalau yang tinggi cuma sampai selutut orang dewasa,” terangnya.
Terpisah, Kepala BPBD Kota Serang Diat Hermawan mengatakan, pihaknya menerima laporan terkait adanya genangan air pada saluran irigasi di lingkungan Kebon Sayur dan Mangga Dua.
“Alhamdulillah, sekitar pukul 20.45 air sudah surut,” katanya. (*)
Reporter: Fauzan Dardiri











