Seperti diketahui, PPDB online tahun ajaran 2022/2023 ini tak lagi terintegrasi dan dilaksanakan melalui website masing-masing sekolah. Pengumuman dan pendaftaran PPDB juga dilakukan oleh masing-masing sekolah.
Untuk pendaftaran jalur zonasi, Taqwim mengungkapkan setiap calon peserta didik baru dapat memilih lebih dari satu sekolah. Begitu juga jalur prestasi. “Nanti ada pembobotan. Siapa tahu yang mendaftar lainnya bobotnya kurang, sehingga kita yang bisa diterima,” ujar pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten ini.
Kata dia, PPDB yang dimulai hari ini akan dilaksanakan secara online. Apabila ada calon peserta didik yang mengalami kendala untuk online dapat datang ke sekolah untuk dibantu mendaftar secara online.
Taqwim mengaku pihaknya juga menyiapkan helpdesk selama proses PPDB berlangsung. “Kami siapkan helpdesk online,” tegasnya.
Sementara itu, Penjabat Gubernur Banten Al Muktabar mengimbau kepada masyarakat untuk tertib mengikuti PPDB. Apabila ada hambatan-hambatan, ia mempersilakan untuk dikomunikasikan dengan baik. “Semoga ikhtiar ini akan bisa memberikan layanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Dengan berbagai keterbatasan, ia mengatakan, tidak semua lulusan SMP dapat diterima di SMA/SMK negeri. Namun, empat jalur pendaftaran yang disediakan untuk PPDB tingkat SMA negeri dapat dipergunakan sebaik mungkin. “Sehingga semua siswa yang berharap diterima di sekolah yang menurut pilihannya dapat terakomodir,” tutur Al. (nna/alt)











