SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Ratusan tenaga honorer di lingkungan Pemprov Banten menggelar doa bersama menyikapi rencana penghapusan tenaga non ASN oleh pemerintah.
Pantauan Radar Banten, doa bersama dilaksanakan di halaman masjid Dinas Perhubungan (Dishub) Banten, di KP3B, Kota Serang, Jumat (17/6) sore.
Koordinator acara doa bersama Forum Tenaga Honorer Dishub Banten Ruli Herdiana mengungkapkan, rencana penghapusan tenaga honorer membuat pegawai honorer di Pemprov Banten cemas dan khawatir.
“Ribuan tenaga honorer gelisah, terlebih hingga hari ini belum ada langkah konkret dari pemerintah untuk memperjuangkan nasib pegawai honorer. Makanya kami melakukan inisiatif untuk menggelar acara istigosah dan doa bersama,” kata Ruli kepada wartawan usai doa bersama, Jumat (17/6).
Ia melanjutkan, kegiatan istigosah pegawai honorer merupakan rangkaian dari perjuangan Forum Tenaga Honorer Pemprov Banten dalam memperjuangkan masa depannya.
“Kami sudah menyampaikan aspirasi tenaga honorer kepada pimpinan daerah dan DPRD Banten, tapi nasib kami belum ada kepastian. Bukannya diangkat jadi CPNS, malah kami terancam jadi pengangguran,” tegasnya.
Ruli memaparkan, istigosah Forum Tenaga Honorer akan terus dilakukan hingga UU ASN direvisi oleh DPR dan pemerintah pusat, dengan harapan UU ASN setelah direvisi berpihak kepada tenaga honorer agar diangkat jadi CPNS tanpa tes.
“Kami mendoakan supaya semua pimpinan di pusat dan daerah dibukakan pintu hatinya, agar keberadaan tenaga honorer yang sudah mengabdi belasan tahun mendapatkan keadilan,” urainya.











