“Untuk perbaikan permanennya kita akan lakukan kajian terlebih dahulu dan juga menyurati Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau – Ciujung – Cidurian (BBWSC3) agar segera melakukan penaganan pada sepadan sungai Ciujung. Karena jika sungai yang kini mengalami abrasi itu tidak ditanggani terlebih dahulu, kita juga tidak akan bisa melakukan penanganan permanen terhadap ruas jalan itu,” tuturmya.
Sementara, Ahmad Hutomi warga sekitar berharap agar Jalan Kh Ali Alwini itu dapat segera ditangani secara permanen. Dikarenakan jalan tersebut merupakan jalan utama yang kerap digunakan oleh warga Cilangkap untuk pergi ke kota untuk membawa hasil tani mereka.
“Alhamdulillah sekarang jalan ini bisa kembali dilalui, tapi kita berharap adanya penanganan permanen. Karena jika hanya sementara ini kita masih khawatir terdapat ancaman pergerakan tanah, kita takut saat melintasi jalan ini tiba-tiba terjadi amblas. Kan bahaya,” katanya.
Selain itu, penanganan secara permanen itu juga harus dilakukan agar pergerakan tanah bisa dihentikan, dan warga lainnya bisa dapat meninggali rumah mereka dengan aman dan nyaman.
“Jujur kita masih khawatir pergerakan tanah ini bisa mengancam rumah kita juga. Apalagi kita bisa lihat dampak kerusakan akibat pergerakan tanah itu. Jadi kita juga minta solusi terkait bencana pergerakan tanah ini,” pungkasnya.
Reporter: Yusuf Permana











