SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kota Serang meminta Pemkot Serang memperhatikan guru diniyah. Sejak empat tahun kepemimpinan Syafrudin dan Subadri guru diniyah tak mendapatkan insentif dari Pemkot Serang.
Ketua FKDT Kota Serang Iwan Sudiana mengatakan, sejak 2019 hingga 2022 guru madrasah diniyah takmiliyah tidak mendapat insentif dari Pemkot Serang.
“Di tahun sebelum bapak, kita dapat tiap tahun Rp3 juta per orang. Nah zaman pemerintahan Aje Kendor ini belum dapat apa-apa, mungkin karena Covid-19 juga,” ujarnya usai menghadiri Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (Porsadin) Kecamatan Serang, di SDIT Bina Bangsa, Stadion Maulana Yusuf, Kota Serang, Sabtu (13/8).
Kata Iwan, tahun ini pihaknya mengajukan proposal bantuan insentif untuk 1.994 orang yang menjadi guru madrasah diniyah takmiliyah kepada Pemkot Serang. “Tahun ini kita mengajukan sama Rp3 juta per orang. Itu insentif buat guru,” katanya.
Pihaknya berharap pada pengajuan proposal bantuan insentif pada tahun 2023 tidak dicoret Pemkot Serang. “Mudah-mudahan Pak Walikota tidak mencoret usulan kami,” terangnya.
Iwan menjelaskan, selama ini pemberian insentif guru madrasah diniyah takmiliyah hanya mengandalkan iuran dari jumlah siswa per bulan. Hasil iuran siswa tersebut dibagi dengan jumlah guru. “Insentif guru diniyah itu sangat di bawah standar sekali. Sangat minim sekali,” katanya.
Iwan menyatakan, FKDT Kota Serang siap mendukung Pemkot Serang bila kebijakannya mendukung guru-guru madrasah diniyah. “Kalau Bapak berhasil, saya pastikan FKDT ada di belakang bapak,” katanya.
Menanggapi hal tersebut, Walikota Serang Syafrudin mengatakan, terkait insentif guru madrasah diniyah takmiliyah sudah dibahas Pemkot Serang. “Mudah-mudahan di tahun 2023 bisa terealisasi, sekalipun tidak sesuai dengan proposal tapi di tahun depan ada. Ini sebagai bentuk perhatian Pemkot Serang,” katanya.
Syafrudin mengaku baru mengetahui FKDT Kota Serang tidak mendapat bantuan insentif dari Pemkot Serang. Dirinya mengetahui, setelah menerima audiensi FKDT Kota Serang beberapa waktu lalu.
“Insya Allah di akhir jabatan saya di tahun 2023 ini ada, sekalipun nilainya tidak sesuai dengan proposal,” terangnya. (fdr)










