LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Tim Tenaga Kesehatan (Nakes) Lebak langsung bergerak cepat pasca kejadian 6 warga Baduy meninggal dalam sebulan terakhir ini.
Tim Nakes terdiri dari petugas Puskesmas Cisimeut, Dinas Kesehatan (Dinkes) Lebak juga para relawan. Mereka menyisir wilayah perkampungan suku Adat Baduy di Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar.
Penyisiran ini dilakukan para nakes menindaklanjuti ramainya pemberitaan mengenai 6 warga Baduy yang meninggal dunia secara misterius dalam rentang waktu 1 bulan terakhir.
Kepala Bidang Pemberantasan Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinkes Lebak dr Firman Rahmatullah mengatakan, penyisiran dilakukan dengan cara melakukan pemeriksaan kesehatan kepada warga Baduy.
“Hari Sabtu tim Nakes mengecek untuk mencari kebenaran berita tersebut. Dan dilanjutkan hari ini. Tim masih menyisir kampung-kampung Baduy. Karena ada lebih dari 40 kampung di Baduy dan semuanya harus disisir dengan mendaki naik turun gunung dengan jalan kaki,” kata Firman saat dihubungi Radar Banten, Senin 12 September 2022 kemarin.
Firman tidak menampik bahwa ada 6 warga Baduy yang meninggal dunia dalam rentan waktu satu bulan terakhir. Namun menurutnya itu bukan karena disebabkan oleh penyakit misterius.
Sebab lokasi meninggalnya 6 warga itu berada di 4 kampung berbeda yakni 3 orang di kampung Cikeusik, 1 orang di Cisadabe, 1 orang di Pamoean, dan 1 orang di Batubeulah.











