TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Maraknya penjualan obat terlarang yang dijual di toko-toko berkedok toko kosmetik di wilayah Kecamatan Sepatan dan Kecamatan Sepatan Timur meresahkan warga.
Salah satu tokoh masyarakat Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang yang juga menjabat sebagai Sekjen Ikatan Dai Muda Indonesia (IDMI) Provinsi Banten Ustad Hasanudin alias Ustad Hasan Alfarizy, sangat mendukung langkah Ustad Fadhil Yusuf dalam melakukan aksi pergerakan menegakkan amar makruf nahi munkar, yang berani membongkar aksi para penjual obat-obatan, seperti Excimer dan Tramadol yang berdalih berjualan kosmetik.yang videonya sempat ramai di media.
“Iya saat ini marak beredar penjualan obat terlarang seperti Tramadol dan Excimer di sejumlah wilayah, baik di wilayah Sepatan maupun Sepatan Timur dengan berpura-pura berdagang kosmetik juga,”katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Selasa 20 September 2022.
Dirinya dalam hal ini mengutuk keras kepada para penjual obat-obatan yang tidak berlisensi tersebut, apalagi jenis obat tersebut dikategorikan termasuk golongan obat keras, yang dampaknya pasti akan merugikan dan merusak mental para remaja, para pemuda, calon generasi penerus bangsa yang mengkonsumsinya. Terlebih lagi sasaran para penjual obat-obatan tersebut mengarah di lingkungan pendidikan.
Kapolsek Sepatan AKP Suyatno menambahkan, pihaknya telah mendatangi dan monitoring lokasi toko yang diduga menjual obat-obatan keras yang berada persis di depan sarana pendidikan di Desa Tanah Merah, yang saat itu tengah tutup.
“Kami berharap kepada masyarakat, khususnya para orang tua agar mengawasi anak-anaknya agar tidak membeli obat-obatan terlarang seperti Tramadol dan Excimer. Jika melihat ada toko yang diduga menjual obat-obatan terlarang tersebut segera laporkan kepada pihak kepolisian,”tukasnya.
Reporter: Mulyadi











