“Dan kata Dandim tadi Lebak sendiri akan menggelar hajat besar, yaitu Pemilihan Kepala Desa (Pilkades). Nah biasanya hal ini yang akan menjadi pemantik konflik dan perlu kita waspadai. Jangan sampai hajat demokrasi itu memperpecah masyarakat,” katanya.
Dandim 0603 Lebak Letkol Arh Erik Novianto memaparkan bahwa di bulan Oktober hingga November 2022 nanti akan dimulainya pelaksanaan Pilkades. Pilkades akan dilakukan di 66 desa di Lebak.
“Pilkades ini menjadi rawan, sebab dalam Pilkades nanti akan ada persaingan dimana masing-masing ada beberapa calon. Setiap calon memiliki basis massanya masing-masing. Tentu hal itu akan menimbulkan potensi pergesekan di masyarakat,” kata Dandim.
Dandim pun berharap semua elemen masyarakat di Lebak mengawal pelaksanaan Pilkades dan menciptakan pesta demokrasi yang sehat serta jauh dari konflik sosial.
“Kita berharap semua bisa menyampaikan kepada masyarakat untuk sama-sama mendinginkan suasana, jangan sampai persaingan di Pilkades ini menjadi saling berjauhan sehingga nilai dan norma yang ada di desa-desa bisa hilang,” tukasnya.
Reporter: Yusuf Permana
Editor: Mastur











