LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Ratusan buruh melakukan demonstrasi di gedung DPRD Lebak, Jumat, 23 September 2022. Mereka yang tergabung dalam Serikat Pekerja Nasional (SPN) Lebak ini mengepung gedung Dewan sambil membawa berbagai atribut demonstrasi dan juga menyuarakan aspirasi.
Adapun aspirasi mereka yaitu meminta kepada para wakil rakyat untuk ikut membela para kaum buruh dalam memperjuangkan kenaikan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Lebak di tahun 2023 nanti.
Kordinator Lapangan, Sidik Uwen mengatakan, UMK haruslah dinaikan menyesuaikan adanya kenaikan pada kebutuhan pokok yang diakibatkan oleh kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM).
Katanya, penyesuaian UMK harus dilakukan guna menjamin kelangsungan hidup para kaum buruh.
“Kita minta kepada Pemerintah untuk menaikan UMK di tahun 2023 nanti, hal itu harus dilakukan karena kita sekarang sedang tercekik dampak kenaikan BBM. Maka kami minta agar wakil rakyat juga untuk turun ikut memperjuangkan aspirasi kami,” kata Sidik Uen.
SPN menuntut agar Pemerintah menaikan UMK tahun 2023 sebesar 11 hingga 13 persen. Jumlah itu seiring dengan kenaiakan harga BBM yang telah memberikan efek domino yaitu naiknya ongkos, dan juga kebutuhan pokok.
Katanya, para buruh saat ini sangatlah kesulitan untuk mengimbangi tingginya harga kebutuhan pokok, pasalnya gaji yang mereka dapatkan hanya pas-pasan untuk menutupi ongkos menuju tempat kerja saja.











