“Jadi peran arsiparis sangat penting dalam mengelola kearsipan, makanya untuk menunjang kompetensi arsiparis kami melakukan pelatihan secara kesinambungan dan bimtek tersebut,” imbuhnya.
Untuk memotivasi para pengelola arsip di setiap instansi, ke depan selaku instansi pembina pihaknya berencana memberikan reward kepada pengelola arsip yang baik di Kota Cilegon.
“Kami menyadari betul bahwa upaya kami dalam meningkatkan kesejahteraan arsiparis ini belum maksimal, makanya kami berencana memberikan reward,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Kearsipan pada DPK Kota Cilegon, Eem Rohaemi berharap, dengan dilaksanakan pelatihan melalui bimbingan teknis dapat menambah pengetahuan dan sekaligus keterampilan bagi peserta. Sehingga setelah kegiatan tersebut dapat dipraktekkan di masing-masing tempat kerjanya.
“Karena apa gunanya jika ilmu yang didapat selama bimbingan teknis jika tidak bisa digunakan dan tidak bermanfaat,” tutupnya. (*)
Reporter: Raju
Editor: Mastur










