SERANG – Selasa (8/11/2022) PT Shenhua Guohua Pembangkitan Jawa Bali (PT SGPJB) sebagai pemilik PLTU Jawa 7 melaksanakan kegiatan Kick Off Meeting Program Corporate Social Responsibility (CSR) Kesehatan untuk warga Desa Terate.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Program CSR PT SGPJB untuk mendukung program pemerintah dalam melakukan percepatan pencegahan dan penanganan stunting di Kabupaten Serang. Program CSR Kesehatan PT SGPJB tersebut mendapatkan apresiasi yang baik dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang.
Acara dihadiri secara langsung di Kantor Desa Terate oleh Heri Dwi Sulistiyono selaku perwakilan Manajemen PT SGPJB, drg Agus Sukmayadi selaku Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Serang, Mamak Jamaksari selaku Direktur Program dan Kemitraan LAZ Harfa Banten, Kompol Salahudin selaku Kapolsek Kramatwatu, Jajang S selaku Danramil Kramatwatu, dr Enik Utmawati selaku Kepala Puskesmas Kramatwatu, Ade Hayati selaku Kasi Sos mewakili Camat Kramatwatu, Irfan selaku Kepala Desa Terate, Babinsa dan Babinkamtibmas, serta perwakilan warga Desa Terate.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Serang, drg Agus Sukmayadi, mengapresiasi inisiatif PT SGPJB yang untuk ikut aktif melakukan pencegahan stunting di Kabupaten Serang.
Menurutnya, peran serta industri sangat dibutuhkan dalam membantu pemerintah. Agus mengatakan bahwa pemerintah tidak bisa bekerja sendiri untuk program pencegahan stunting. Dibutuhkan peran serta pihak lain bekerja sama dan berkoordinasi lintas sektor termasuk dari pihak industri. “Kami sangat merasa terbantu dengan program SGPJB ini,” kata Agus.
Lebih lanjut, menurut Agus, persoalan stunting dapat terselesaikan jika semua perusahaan melakukan hal yang sama seperti PT SGPJB. “Minimal berkontribusi di wilayah perusahaannya masing-masing,” ujarnya.
Mewakili Manajemen PT SGPJB, Heri Dwi Sulistiyono memaparkan bahwa program CSR Kesehatan PT SGPJB dapat terlaksana berkat adanya sinergi dengan beberapa stakeholders terkait yaitu Dinas Kesehatan Kabupaten Serang, Puskesmas, LAZ Harfa Banten, Muspika Kramatwatu, dan pemerintahan dan Masyarakat Desa Terate.
“Tujuan diadakannya program CSR kesehatan ini untuk mendukung program kerja pemerintah dalam pengentasan stunting serta merupakan wujud nyata akan kepedulian perusahaan kepada masyarakat sekitar PLTU Jawa 7,” paparnya.
Program CSR Kesehatan PT SGPJB untuk Desa Terate terdiri dari beberapa kegiatan, yaitu pengentasan stunting dengan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi Ibu Hamil dan Balita di Posyandu dan pemberian bantuan Alat Kesehatan untuk Posyandu.
Heri berharap Program Kesehatan PT SGPJB dapat berkontribusi dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan membantu menciptakan generasi yang sehat dan cerdas.

“Kemudian juga disertai kemampuan emosional, sosial, dan fisik yang siap untuk belajar, serta mampu berinovasi dan berkompetisi di tingkat global. Dengan diadakannya kegiatan ini juga diharapkan dapat mempererat hubungan baik antara PLTU Jawa 7 dengan para stakeholders,” katanya.
“Kami sangat terbantu dan berterima kasih kepada PT SGPJB yang sudah menyalurkan bantuan CSR kesehatan untuk masyarakat Desa Terate,” tanggap Irfan selaku Kepala Desa Terate.
Hal senada disampaikan oleh H Ihsanul Agam selaku salah satu tokoh masyarakat Desa Terate. “Terima kasih PT SGPJB yang sudah menyelenggarakan program kesehatan di Desa Terate. Ini sangat bermanfaat bagi masyarakat kami,” pungkasnya. (adv)











