CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Kampung budaya yang digagas oleh Pemerintah Kota Cilegon di Kelurahan Pabean, Kecamatan Purwakarta diharapkan dapat memberikan nilai positif bagi lingkungan sekitar untuk menaikan sektor ekonomi masyarakat.
“Insya Allah di tahun 2023 Purwakarta memiliki kampung budaya, makanya kita terus libatkan seluruh stakeholder seperti Bappedalitbang, Kelompok Masyarakat (Pokmas), para akademisi dan tentunya kita juga bekerjasama dengan beberapa perusahaan untuk bersama-sama menggas kampung budaya ini,” kata Ikhlas usai rapat gagasan pembentukan kampong budaya di Kelurahan Pabean, Senin, 14 November 2022.
Menurut Ikhlas, dengan adanya kampung budaya di Kota Cilegon yang terletak di Kelurahan Pabean pihaknya akan menonjolkan khususnya disektor UMKM dan sektor budaya karena kedua hal tersebut saling berkaitan yang bertujuan untuk menarik devisa wisatawan.
“Dengan banyaknya wisatawan mereka akan berinvestasi, karena di Purwakarta ada banyak wisata seperti Bukit Kedurung, wisata buah melon, ada juga wisata religi ziarah makam dan pengrajin emping,” paparnya.
Lanjut Ikhlas, pihaknya, akan membuat forum negosiasi untuk menentukan mana titik koordinat terkait zona wisata seperti sektor wisata buah-buahan, pengrajin emping dan dari sisi wisata keagamaan.
“Mudah-mudahan nanti masyarakat dapat bahu membahu untuk menyukseskan program ini,” katanya.
Ia juga berencana akan membagi beberapa zona wisata di masing-masing kelurahan seperti Kelurahan Pabean, dijadikan kampung budaya, untuk Kelurahan Tegal Bunder, dijadikan Kampung Literasi.
“Kita ingin setiap Kelurahan di Purwakarta bahu membahu untuk berinovasi, karena kita ada pengelolaan sampah dan kampung seni, kampong buah. Jadi di setiap kelurahan di Purwakarta memiliki khas tersendiri,” pungkasnya. (*)
Reporter: Raju
Editor: A Rozak












