SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Perusahaan Umum Air Minum Daerah (Perumdam) Tirta Madani Kota Serang dituntut untuk meningkatkan cakupan layanan air bersih di Kota Serang.
Demikian diungkapkan Walikota Serang, Syafrudin usai melantik Direktur Perumdam Tirta Madani Kota Serang Periode 2023-2028, Arif Setiawan menggantikan Nana Sukmana di Aula Kantor Perumdam Tirta Madani, Kasemen, Jum’at 6 Januari 2023.
Walikota Serang Syafrudin mengatakan, perjalanan perumdam yang semula bernama PDAB mengalami berbagai perubahan yang cukup signifikan, dalam rangka pelayanan air bersih kepada masyarakat Kota Serang.
Kata Syafrudin, dalam memberikan pelayanan air bersih di Kota Serang, kapasitas air minum Perumdam di Kota Serang baru mencapai empat persen, mengalami peningkatan dari tahun 2021.
“Semoga ke depan bisa lebih meningkat dengan hadirnya inovasi terbaru dari direktur yang baru dilantik,” ujarnya.
Kata Syafrudin, pelantikan Direktur Perumdam Tirta Madani melalui beberapa proses tahapan, yang diikuti sekitar delapan orang hingga terpilihnya satu orang yang terpilih menjadi Direktur Perumdam Tirta Madani.
“Ini sudah melalui proses seleksi open bidding, kalau tidak salah dari delapan orang menjadi tiga orang, dari tiga orang menjadi satu orang ini merupakan yang rangking satu kita lantik,” katanya.
Syafrudin mengatakan, setelah dilantiknya Direktur Perumdam yang baru bisa meningkatkan kebutuhan air bersih di Kota Serang khususnya di Kecamatan Kasemen yang menjadi target utama dalam pelaksanaan penyediaan air minum.
“Karena Kasemen ini airnya payau ketika digali jadi sumur jadi payau, kemudian kebutuhan masyarakat perumahan itu masih sangat jauh karena dari PDAB atau Perumdam ini baru 4 persen,” terangnya.
Ketua Dewan Pengawas Perumdam Tirta Madani Kota Serang, Nanang Saefudin mengatakan, direktur baru dalam melaksanakan tugas berpegang teguh kepada perundang-undangan.
“Saya harap kepada direktur baru agar berpegangan kepada perundang-undangan dalam menjalankan tugas,” katanya.
“Kemudian dalam membuat kebijakan harus melihat aspek sosial, dan aspek ekonomi agar kontribusi kepada pemda ada namun kepada masyarakat tidak memberatkan,” terangnya.
Nanang juga menyampaikan dalam beberapa tahun ini, meskipun Perumdam dalam kondisi baru, namun sudah memiliki kontribusi untuk Pemkot Serang.
“Sebenarnya ini perusahaan baru namun sudah berkontribusi terhadap pad kota serang, satu tahun itu sudah sekitar Rp400 sampai Rp450 juta,” katanya.
“Tapi ingat saya katakan bahwa keuntungan bagi Perumdam bukan segala galanya namun yang terpenting adalah bagaimana kebutuhan pelayanan terhadap masyarakat bisa terpenuhi,” tambah Nanang.
Direktur Perumdam Kota Serang Arif Setiawan, mengatakan pihaknya dalam melaksanakan tugas sesuai dengan visinya mewujudkan Kota Serang sejahtera melalui pelayanan air bersih.
“Menyelenggarakan pelayanan air bersih kepada masyarakat dari aspek sosial, kami memiliki tugas dalam aspek ekonomi. Kami akan peningkatan pada PAD,” katanya.
“Jangka pendek, kami akan mencanangkan peningkatkan layanan (cakupan perpipaan) yang ada,” katanya.
Arif menjelaskan, program pelayanan melalui cakupan pelanggan hanya baru mencapai 4 persen dari jumlah penduduk 704 ribu atau berkisar Rp5 ribu.
“Bagaimana perusahaan mencari laba dengan meningkatkan cakupan pelanggan dengan program perpipaan. Melalui kerjasama dengan PDAM Kabupaten Serang,” katanya.
Menurutnya, ke depan pihaknya berharap peningkatan cakupan memanfaatkan Bendung Sindangheula, yang saat ini program pembangunan perluasan jaringannya melalui Dana Alokasi Khusus (DAK). (*)
Reporter: Fauzan Dardiri
Editor: Aditya











