“Jadi tidak merasakan adanya guncangan gempa bumi. Tapi kalau keluarga saya yang berada di darat di Sumur setelah dihubungi melalui sambungan telepon selularnya merasakan adanya getaran gempa namun tidak sampai merusak,” katanya.
Sementara itu Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang Hartanto mengatakan, gempa bumi tektonik Magnitudo 4,8 dirasakan di Liwa, Lampung Barat.
“Hasil analisa BMKG menunjukkan bahwa guncangan di Luwu akibat gempa bumi berkekuatan Magnitudo 4,8 berpusat di Sumur. Episenter terletak pada koordinat di laut pada jarak 99 kilometer Barat Laut Sumur, pada kedalaman 13 kilometer,” katanya.
Jenis dan mekanisme gempa bumi dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas
terusan Sesar Semangko Timur di Laut. Dampak gempa bumi yang digambarkan oleh peta tingkat guncangan (Shakemap) BMKG dan berdasarkan laporan dari masyarakat, gempa bumi ini dirasakan di wilayah Liwa dengan Skala Intensitas I MMI.
“Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang. Namun hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa bumi tersebut,” katanya.
Reporter : Purnama Irawan
Editor: Aas Arbi











