“Sampai kubikel di pelanggan siap digunakan, estimasi informasi dari pihak pasar di hari Sabtu atau Minggu,” ujarnya.
Sementara, Kepala Bidang Pasar pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Lebak Dedi Setiawan mengatakan, sejak matinya aliran listrik, pihaknya terus berkoodinasi lintas sektor termasuk ke PLN.
“Ini merupakan upaya kami dan kolaborasi kami pemerintah untuk menangani persoalan listrik di Pasar Rangkasbitung,” kata Dedi.
Ia menerangkan, penyebab dari matinya aliran listrik di Pasar Rangkasbitung disebabkan oleh rusaknya mesin Kubikel yang berfungsi untuk menampung aliran listrik di area pasar.
“Mesin yang lama meledak, tapi alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Saat itu juga kita langsung koordinasi dan pesan mesin Kubikel yang baru,” terangnya.











