Selanjutnya, Dindikbud bersama aparat kelurahan, kecamatan akan mencari solusi agar supaya akses ke sekolah tidak hanya dari situ saja, kalau perlu memang ada jalan lain yang cukup layak untuk dilalui anak-anak.
Heny menjelaskan, SMPN 13 Cilegon pada awalnya adalah SD Masigit. SD Masigit 3 adalah sekolah Inpres.
Karena itulah, Heny menduga lokasi sekolah berada di tengah-tengah pemukiman padat penduduk.
“Sekolah Inpres kan tidak melihat lahan tapi karena kebutuhan. Ibu sendiri kurang mengerti karena tahun 80 an kan itu,” ujarnya.
Terkait akses dari Bonakarta, dijelaskan Heny itu hanya digunakan pada proses pembangunan sekolah saja.
“Tidak, itu mah akses Bonakarta pada saat pembangunan doang. Jadi dari dulu kan sebetulnya aksesnya itu, dari mulai SD Masigit 3 ya, jadi ibu RT itu salah paham. Tetapi kita akan mengupayakan ke masyarakat kita akan cari jalan keluar supaya aksesnya tidak melalui rumah-rumah masyarakat,” tuturnya.
Reporter : Bayu Mulyana
Editor : Mastur











