Muntahanah memastikan pemblokiran jalan itu tidak menggangu kegiatan belajar mengajar. “Belajar mengajar tetap berlangsung meskipun alternatif jalan ditutup. Kita Sekolah baru, tapi motivasi belajar anak sangat tinggi itu yang saya perjuangkan,” paparnya.
Muntahanah mengaku sedih dengan adanya aksi penutupan jalan tersebut. “Saya sedih melihat kondisi anak, cuma saya enggak bisa menunjukkan itu di depan anak-anak,” tuturnya.
Sementara itu, dikonfirmasi terpisah Ketua RT 003 RW 001 Lingkungan Jombang Kali, Kelurahan Masigit, Kecamatan Jombang, Aci Sunarsih angkat bicara terkait pemblokiran jalan menuju SMPN 13 Cilegon.
Menurutnya, jalan menuju SMPN 13 Cilegon itu diblokir karena pihak pemerintah mengaku akan membangun jalan akses dari Bonakarta saat sekolah masih dalam tahap pembangunan.
Namun, hingga saat ini, belum ada kejelasan dari pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Cilegon terkait rencana pembangunan jalan tersebut.










