“Tinggal nanti harus tetap ada pendampingan dari pemerintah kecamatan dan desa,” ujarnya.
Selanjutnya, terkait Festival Kebudayaan Kecamatan Tanara, yang dilanjutkan dalam lingkup yang lebih luas dibantu pendampingannya oleh mahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Universitas Primagama, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, dan Sekolah Tinggi Ilmu Fiqih Syeikh Nawawi Tanara (STIF Syentra).
Kemudian dilanjutkan dengan program utama mahasiswa UGM pada Juni sampai Agustus 2023 ialah mengangkat silat Kaserangan dan tarian Ringkang Jawari ada festival tingkat Kabupaten Serang.
“Pesertanya nanti ditampilkan dari setiap kecamatan di Kabupaten Serang,” ujarnya.
Selain itu, pihak UGM juga akan menambahkan satu kelompok mahasiswa di Kecamatan Tirtayasa sebagai penyangga program kawasan wisata di Kecamatan Tanara.











