Untuk menghadapi dua kondisi tersebut, sambung Adib, pemerintah dan KPU harus selektif dalam perencanaan dan pengunaan anggaran.
“Anggaran yang tidak perlu coret. Kalau kotak suara berbahan duplex yang pada pemilu sebelumnya masih bisa dimanfaatkan ya gunakan saja,” tambahnya.
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang Ahmad Syailendra mengatakan, pihaknya masih menunggu keputusan KPU RI untuk penggunaan kotak suara berbahan duplex.
“Untuk pengadaannya semua dari pusat,” ucap pria yang akrab disapa Indra ini.
Menurut Indra, walaupun berbahan kardus kotak suara berbahan duplex memiliki daya tahan yang cukup kuat terhadap air.











