CILEGON,RADARBANTEN.CO.ID – Sebanyak 280 pedagang atau pengusaha kecil menerima bantuan pinjaman dana untuk modal usaha.
Program bantuan modal usaha merupakan salah satu dari program Kartu Cilegon Sejahtera (KCS) yang digulirkan Pemkot Cilegon.
Para pelaku Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM) itu mengaku sangat senang dan menyampaikan ucapan terimakasih kepada Walikota Cilegon Helldy Agustian.
“Alhamdulillah, hari ini (Senin-red) mitra usaha dari program KCS ada pencairan bantuan lagi. Trimakasih Pak Wali (Wali Kota Helldy Agustian-red) dan Pak Wakil (Wakil Walikota Sanuji Pentamarta-red),” ujar salah satu pedagang, Yanti, Senin 20 Februari 2023.
Menurut Yanti, pencairan pinjaman modal usaha tanpa bunga dari program KCS yang digulirkan Pemkot Cilegon itu sangat membantu para pedagang kecil.
“Ini pencairan yang ketiga. Sekali lagi, para pedagang dan pengusaha menyampaikan terimakasih kepada Pak Wali (Helldy Agustian-red),” ujarnya.
Sementara itu, Kepala UPT Pengelola Dana Bergulir (PDB) pada Dinas Koperasi Kota Cilegon Yessi Yunita menerangkan, setidaknya ada 280 pengusaha kecil yang sudah menerima pinjaman dana bergulir dari realisasi program KCS.
“Hari ini ada 280 mitra usaha dari program KCS yang menerima bantuan pinjaman ini. Nilainya bervariasi antara Rp1 juta hingga Rp5 juta per orang. Ada yang baru menerima pinjaman, tapi ada juga yang sudah dua hingga tiga kali, karena pinjaman sebelumnya sudah lunas,” terangnya.
Dijelaskan Yessi, program pinjaman bergulir itu merupakan realisasi program KCS tanpa bunga atau bunga 0 persen untuk nilai antara Rp1 juta hingga Rp 3 juta. Sementara untuk Rp3 juta hingga Rp 5 juta, bunganya 3 persen per tahun.
Syarat penerima pinjaman ini adalah memiliki NIB (Nomor Induk Berusaha) dan memiliki rekening BPRS (Bank Perkreditan Rakyat Syariah) Cilegon Mandiri.
“Proses pencairannya kami bagi kedalam empat wilayah, yakni wilayah I mencakup Kecamatan Cibeber dan Cilegon, wilayah II mencakup Citangkil dan Ciwandan, wilayah III mencakup Grogol, dan Purwakarta, wilayah IV mencakup Jombang dan Purwakarta,” jelasnya.
Reporter: Bayu Mulyana
Editor: Aas Arbi











