Kajian uji labnya harus dipastikan aman karena memang untuk air konsumsi. Tinggal nanti regulasi dan produksi dan juga marketingnya.
“Untuk merk air minum Perumdam. Bukan masuk anak usaha perusahaan tapi bagian dari sektor Perumdam,” katanya.
Kalau sekarang ini, diungkapkan Fery, pendapatan perumdam dari sektor menjual air bersih, pemasangan baru, dan denda. Ke depan harapannya ada penambahan pendapatan dari hasil menjual air minum kemasan.
“Kalau produksi air minum kemasan sudah berjalan maka optimis pendapatan akan mengalami peningkatan. Karena memang ini sudah berdasar kajian dan sudah direkomendasikan oleh BPK,” katanya.
Makanya, ditegaskan Fery, pihaknya selaku Dewas turut mendukung Perumdam untuk memproduksi air minum kemasan. Kalaupun tanpa harus menunggu selesai dibangunkan pabriknya.











