SERANG, RADARBANTEN. CO.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten berencana akan segera melakukan seleksi terbuka atau open bidding terhadap jabatan esselon II di lingkungan Pemprov Banten yang saat ini kosong dan hanya diduduki oleh Plt saja.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Banten Nana Supiana mengatakan, sejauh ini ada sembilan jabatan esselon II yang kini tengah kosong.
Kesembilan jabatan itu yakni Kepala Diskominfo Banten, DPMD, Kesbangpol, Inspektorat, Biro Umum, Biro Ekonomi dan Pembangunan, Biro Hukum, dan Biro Organisasi.
Namun, di bulan April nanti akan ada penambahan satu OPD yang kosong kursi esselon II nya yaitu Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Banten. Katanya, di bulan April Opar Sohari yang menjabat sebagai Kepala Bapenda Banten akan memasuki masa purna alias pensiun.
“Sekarang ada Lima OPD dan Empat Biro yang kosong, namun akan bertambah di bulan April. Itu Bapenda, Pak Opar akan pensiun pada 1 April 2023,” kata Nana kepada Radar Banten, Rabu 15 Maret 2023.
Nana mengatakan, guna mengisi kekosongan itu pihaknya berencana untuk segera melakukan seleksi terbuka untuk 10 jabatan esselon II itu. Rencanaya, open biding akan dilakukan di bulan April nanti.
“Aturannya sudah jelas melalui seleksi terbuka prosesnya, berarti ada unsur proposal semacam dokumen perencanaannya kemudian seleksinya termasuk panitianya dan harus seizin KASN dan Kemendagri beserta BKN itu prosesnya,” kata Nana.
Saat ini pihaknya pun tengah belakukan konsultasi dan koordinasi dengan Kemendagri perihal pelaksanaan Open Bidding itu.
“Prosesnya terus berjalan, tidak berhenti artinya publik perlu tahu bahwa kerja kerja kaitan dengan pengembangan sumber daya manusia itu jalan setiap hari. Karena evaluasinya menjadi evaluasi yang tidak dibatasi oleh ruangan dan waktu, kapan saja bisa kita lakukan sesuai dengan tuntutan dan keputusan,” ucapnya.
Ia pun berharap, agar pelaksanaan open bidding yang ditargetkan akan dilakukan di bulan April nanti dapat berjalan dengan lancar dan menghasilkan SDM terbaik.
“Doakan semoga bisa cepat terlaksana, ” pungkasnya.
Reporter : Yusuf Permana
Editor: Ahmad Lutfi











