SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Ditahun 2022 Pemerintah Provinsi (Pemrov) Banten melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Banten menorehkan capaian investasi hingga Rp80,2 triliun.
Capaian itu membuat Banten berada di enam besar provinsi dengan realisasi investasi terbesar secara nasional di tahun 2022.
Dalam sebuah sesi Podcast dengan Radar Banten, Kepala DPMPTSP Banten Virgojanti menjelaskan tentang kita-kiat Pemprov Banten dalam mengenjot investasi diberbagai sektor hingga mencapai realisasi Rp80,2 triliun.
Virgo mengatakan, realiasasi investasi itu merupakan bentuk sinergitas dari Pemerintah Daerah (Pemda) di Banten berikut dengan stakeholder terkait.
“Alhamdulillah ini adalah keberhasilan bersama dari seluruh delapan Kabupaten dan Kota di Banten sehingga target daerah dan nasional bisa kita lampaui,” kata Virgojanti.
Virgo menuturkan, Pemrpov Banten dan Pemda di delapan Kabupaten dan Kota telah berkomitmen untuk terus meningkatkan laju investasi daerah sesuai dengan arahan dari Presiden Joko Widodo.
Dalam hal ini, pihaknya memberikan beragam kemudahan bagi yang ingin berinvestasi di wilayah Banten.
“Ini merupakan komitmen bersama dan Pak Jokowi sendiri sudah memerintahkan kepada seluruh Pemda untuk tidak boleh mempersulit investasi. Di Banten kita memberikan kemudahan dan jaminan kepada para investor,” katanya.
Ia menerangkan, sebagai bentuk untuk memudahkan para investor dapat menanamkan modalnya di Banten, maka pihaknya terus melakukan berbagai inovasi. Salah satunya, yaitu merilis aplikasi Sistem Informasi Pelayanan Elektronik Terbuka (Sipeka). Sipeka merupakan aplikasi digital untuk mempermudah proses permohonan perizinan dan monitoring proses pembuatan izin.
“Aplikasi ini untuk para investor agar bisa dengan mudah menempuh proses perizinan secara online. Alhamdulillah aplikasi ini sangat membantu para investor. Jadi mereka tidak perlu ribet lagi untuk mengurus izin, semuanya serba online. Tapi kita tetap membuka pelayanan umum di kantor kami,” terangnya.
Banten, kata Virgo, memiliki potensi besar yang belum semuanya tergali. Khususnya melihat sumber daya di wilayah Utara Banten. Menurutnya, dengan mendapatkan urutan keenam realisasi investasi terbesar skala nasional, membuat Banten menjadi daerah tujuan investasi.
“Banten memiliki ketersedian pendukung, maka jika berinvestasi ke kita itu para investor akan didukung oleh sarana infrastruktur, kebutuhan listrik, dan ketersediaan air baku. Terlebih kita punya beberapa pelabuhan dan jalan tol yang menghubungkan dengan daerah lain,” ungkapnya.
Virgojanti mengatakan, di tahun 2023 ini pihaknya menargetkan perolehan investasi sebesar Rp60Tl triliun. Tentunya, dirinya optimis dengan strategi hilirisasi target itu akan dengan mudah terlampaui.
“Kita yakin dengan segala potensi dan kerjasama dari semua pihak yang ada kita dapat melampaui kembali target itu,” pungkasnya
Reporter : Yusuf Permana
Editor : Mastur











