TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pengelola digital payment ATM Bersama, PT Artajasa Pembayaran Elektronis, sudah siap mengantisipasi lonjakan transaksi periode Ramadan dan libur Lebaran 2023.
Direktur Utama Artajasa M Ma`uf mengatakan, makin dekatnya waktu ldul Fitri 1444 Hijriah berimbas pada naiknya jumlah transaksi pada penggunaan ATM Bersama.
Kenaikan jumlah transaksi tersebut menembus 20 persen dibandingkan pada bulan-bulan sebelumnya. Yakni berkisar 60 juta transaksi per bulan.
“Saat ini ada kenaikan jumlah transaksi sebanyak 20 persen dibanding dari bulan sebelumnya. Diperkirakan bisa naik menjadi 80 juta transaksi saat Ramadan dan libur lebaran 2023,” ujarnya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Rabu 5 April 2023.
Ma’ruf mengatakan, berbagai persiapan pun telah dilakukan pihaknya untuk mengantisipasi lonjakan jumlah transaksi saat peak season libur lebaran. Yakni berupa pemeliharaan dan monitoring sistem yang lebih intens.
“Kesiapan jaringan untuk peningkatan kapasitas jaringan juga telah kami siapkan,” tambahnya.
Direktur IT dan Operasional Artajasa Teddy Sis Herdianto mengatakan, tren penggunaan Debit GPN dan QRIS terjadi sejak 2018 lalu.
“Pertumbuhannya terjadi sangat besar dalam dua tahun terakhir. Di mana jumlah transaksi tarik tunai dan transfer antar bank,” ucapnya.
Teddy mengatakan, setiap momen lebaran tiba, dua jenis transaksi tersebut meningkat. khususnya pada H-1 sebelum Idul Fitri.
“Saat peak season, satu hari sebelum Lebaran terjadi transaksi tertinggi selama setahun. Transaksi tersebut bisa sampai 50 persen dibanding hari normal,” tambahnya.
Teddy mengatakan, momen pembayaran THR yang akan terjadi dalam waktu dekat menjadi salah satu penyebab jumlah transaksi pada ATM Bersama meningkat.
“Kami juga sudah berkoordinasi dengan member (bank anggota ATM Bersama-red) agar transaksi lancar,” tambahnya.
Data yang dihimpun, sebanyak 250 transaksi perdetik terjadi saat peak season libur lebaran. Jumlah tersebut meningkat dari transaksi biasanya yakni 100 transaksi per detiknya.
Sekadar diketahui, Bank Indonesia mengalokasikan dana sebesar Rp 165 T untuk kebutuhan lebaran.
Reporter: Angger Gita Rezha
Editor : Aas Arbi











