RADARBANTEN.CO.ID – Gelar Tubagus mungkin sudah tidak asing lagi bagi para dzuriyyat atau keturunan Sultan Banten. Namun bagi masyarakat awam, sebutan Tubagus mungkin dianggap hanyalah nama belaka.
Penyematan nama Tubagus, Ratubagus (Ntus), Ratu atau Tatu tidaklah sembarangan. Mereka yang nasabnya jelas dari Trah darah kesultanan Banten barulah bisa menyandang gelar tersebut.
Lalu, apa makna dari Tubagus, Ratubagus (Ntus) Ratu atau Tatu, serta berlaku pada era sultan Banten keberapa? Berikut penjelasannya.
Menurut Ketua Dzuriyyat Panembahan Maulana Yusuf ( DPMY) Pakalangan Gede Kesultanan Banten Ratubagus Syafaruddin,
gelar Ratu Bagus, Tubagus atau Ntus itu khusus pada laki-laki. Sedangkan Ratu, atau Tatu untuk perempuan.
“Gelar ini di cetuskan pada era sultan Banten ke 2, yaitu Sultan Maulana Yusuf yang berkuasa dari tahun 1570 hingga 1580,” kata Ratubagus Syafaruddin saat diwawancarai radarbanten.co.id pada Jumat 28 April 2023.
Gelar itu, lanjutnya, disematkan untuk putra putri anak cucu keturunan raja Banten, yang dari mereka keturunan anak pangeran yang belum atau tidak menjadi Raja.
Adapun pangeran pangeran yang kelak akan menjadi Raja (Pangeran Ratu atau putra mahkota) yang sebelum menjadi Raja, tapi sudah berkeluarga, itu anak-anaknya bergelar Tubagus dan akan tetapi setelah sang Pangeran menjadi Raja.
“Maka secara otomatis Tubagus dan Tatu, gelar anak- anaknya berubah menjadi Pangeran dan Ratu,” Terang Ratubagus Syafaruddin.











