SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Pertanian (Distan) Banten meminta para petani di Banten untuk melakukan percepatan masa tanam, baik untuk komoditas padi maupun komoditas lainnya.
Percepatan masa tanam itu harus dilakukan dalam menghadapi fenomena El Nino yang dapat menyebabkan musim kemarau berkepanjangan yang dapat terjadi beberapa bulan ke depan.
“Percepatan masa tanam ini dapat dilakukan dengan strategi setelah panen, tanah jangan terlalu lama ditidurkan. Hitungannya paling lama itu 3 minggu sampai 1 bulan, jika kita semakin cepat mengolah tanah, maka akan semakin kita terhindar dari dampak El Nino,” kata Kepala Distan Banten Agus M Tauchid, Kamis 4 Mei 2023.
Agus mengatakan, saat ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten sedang menyiapkan beragam stategi dalam rangka menghadapi fenomena El Nino itu.
Berdasarkan prediksi BMKG, puncak El Nino akan terjadi pada bulan Agustus 2023. Ia tidak memungkiri saat ini fenomena itu sudah mulai dirasakan di awal bulan Mei ini, dengan adanya 171 hektar sawah di Banten yang sudah mengalami kekeringan ringan.
“Puncak El Nino diperkirakan akan masuk di bulan Agustus, berarti dalam konteks ini kita dari sekarang harus mulai melakukan pengolahan dan percepatan tanam, sehingga di bulan Agustus nanti kita sudah siap dan mampu bertahan. Bahkan kita bisa melakukan panen yang luar biasa pada bulan Agustus nanti,” terangnya.
Reporter : Yusuf Permana
Editor: Aas Arbi











