SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Warga Kelurahan Kaligandu, Kecamatan Serang keluhkan sampah berserakan di pinggir jalan.
Sampah berserakan tersebut tak lain dari warga sekitar yang membuang sampah sembarangan. Warga terpaksa membuang sampah di pinggir jalan akibat tidak pernah diangkut oleh dinas terkait.
Akibat dari itu, warga setempat hanya bisa berinisiatif membakar sampah tersebut.
Ahmad Hata, salah satu warga yang berada di Kampung Sumursana mengatakan, sampah yang menumpuk dipinggir jalan akses warga itu akibat kebiasaan warga setempat yang membuang sampah sembarangan.
“Ya gunungan sampah itu ada di tanah saudaranya saya, bahkan pernah di berikan himbauan, namun warga masih tetap bandel,” kata Ahmad Hata, Kamis 25 Mei 2023.
Ia mengatakan, tidak adanya tempat pembuangan sampah yang disediakan Pemerintah Kota Serang. Sehingga sampah tersebut menumpuk diantara jalan perbatasan antara Kecamatan Serang dan Kasemen.
“Memang tidak ada bak sampah di sekitar sini, ada tempat pembuangan sampah cuma jauh lokasinya, deket jembatan tol arah penancangan, makanya oleh warga kadang sampah itu suka di bakar,” katanya.
Ahmad menjelaskan, akibat kondisi sampah yang setiap hari selalu menumpuk itu terpandang kumuh. Belum lagi dengan bau yang menyengat.
“Ya pokoknya dampaknya banyak lah, seperti bau menyengat, banyak lalat, juga nyamuk masuk ke tempat saya,” ujarnya.
Ia juga mengeluhkan karena tidak ada pihak kebersihan sampah dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang untuk mengangkut sampah menjadi masalah.
“Ya tidak ada. Palingan inisiatif warga sampah-sampah itu dibakar, karena tidak adanya pengangkutan,” tuturnya.
Reporter: Nahrul Muhilmi
Editor: Aditya











