SERANG,RADARBANTEN.CO.ID-Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) bangun enam masjid dan tiga majlis ta’lim yang tersebar di beberapa daerah Kota Serang.
Pembangunan masjid dan majlis ta’lim itu tak lain sebagai komitmen bagi LDII DPD Kota Serang dalam mensyiarkan agama Islam.
Walikota Serang, Syafrudin yang turut hadir dalam acara peresmian masjid yang berada di Lingkungan Ciloang, Kecamatan Cipocok Jaya mengatakan, LDII merupakan organisasi yang sudah berkiprah sangat luar biasa.
Pasalnya, LDII menurut Syafrudin, banyak memberikan manfaat kepada masyarakat Kota Serang, tidak hanya dalam berdakwah saja.
“Di samping lembaga dakwah kepada umat Islam, juga ada lembaga pertanian, kesehatan yang kaitannya dengan memakmurkan umat,” ujarnya usai meresmikan enam masjid dan tiga majlis ta’lim di Lingkungan Ciloang, Kecamatan Cipocok Jaya, Minggu 4 Juni 2023.
Syafrudin menyampaikan, LDII telah ikut berkontribusi dalam menuntaskan kemiskinan serta masalah sosial lainnya.
“Kalo itu sudah ada di LDII, Insya Allah negara ini aman. Tidak ada kemiskinan, gizi buruk, stunting, karena itu sudah berbuat,” katanya.
Selain itu, LDII juga berhasil mencetak generasi bangsa yang memiliki jiwa Islam dan terus menebarkan syiar dakwah Islam sampai pelosok daerah.
“Saya juga tidak mendengar ada keluh kesah dan terus berjuang. LDII bisa menjadikan anak-anak kita berakhlakul karimah. Itu bisa menjadi anak soleh-solehah juga kan,” tuturnya.
Sementara Ketua DPD LDII Kota Serang Fajar Syiamu Akbar mengatakan, Walikota Serang Syafrudin secara resmi telah meresmikan sebanyak sembilan kegiatan yang dicanangkan oleh LDII.
Sembilan kegiatan tersebut terdiri dari enam pembangunan masjid, dan tiga pembangunan majlis ta’lim.
“Acara peresmian ini sudah kita rencanakan dari awal tahun, tapi menunggu momentum dan waktu yang tepat antara pihak Pemkot Serang dan LDII juga. Kini pak Wali resmikan enam masjid dan tiga majlis ta’lim dari sembilan kegiatan yang dicanangkan LDII,” katanya.
Ia mengatakan, anggaran pembangunan masjid hingga majlis ta’lim tersebut didapatkan dari swadaya, hingga sedekah masyarakat.
“Sementara untuk anggaran pembangunan ini dari swadaya masyarakat dan donasi yang tidak mengikat,” ujarnya. (*)
Reporter: Nahrul Muhilmi
Editor: Agung S Pambudi











