LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Kriminalitas di Kabupaten Lebak yang berhasil diungkap Satreskrim Polres Lebak, medio Januari-Mei 2023, didominasi oleh kasus pencurian. Yakni, pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
Kasatreskrim Polres Lebak, Inspektur Polisi Satu (Iptu) Andi Kurniady Eka Setyabudi mengatakan, dari data yang dicatat Polres Lebak terdapat lebih dari 20 laporan polisi kasus curat, curanmor, dan curas yang berhasil diungkap.
“Memang yang banyak diungkap itu curanmor dan curat di daerah permukiman, perkantoran, atau daerah-daerah yang menjadi pusat keramaian,” katanya saat dihubungi RADARBANTEN.CO.ID, Rabu, 7 Juli 2023.
Andi menjelaskan, dengan diungkapnya kasus bermacam pencurian itu menunjukkan angka penurunan kejahatan di Lebak.
“Untuk penurunan memang tidak terlalu signifikan hanya berkisar 5-10 persen,” jelasnya.
Disebutkan Andi, dalam mengatasi dan menurunkan angka pencurian, pihaknya memiliki cara tersendiri.
“Tentunya ada berbagai cara untuk menekan angka kejahatan di Lebak,” ujarnya.
Walau ada tingkat penurunan kasus, Andi mengimbau agar masyarakat tetap waspada dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian jika melihat, mengetahui, atau menjadi korban kejahatan.
“Untuk masyarakat bisa segera melapor ke Polsek terdekat atau hotline yang kami sudah disiapkan oleh Polres Lebak,” pungkasnya.
Praktisi Hukum Kabupaten Lebak, Acep Saepudin, mengapresiasi kinerja Polres Lebak, terutama jajaran Satreskrim, yang mampu menekan angka kriminalitas di Lebak.
“Kita akui memang saat ini angka kriminalitas telah berkurang. Kesigapan Satreskrim Polres Lebak dalam mengungkap kasus-kasus besar itu layak diapresiasi,” katanya saat berada di kantornya.
Acep yang juga seorang pengacara ini berharap, Polres Lebak bisa terus meningkatkan kinerjanya sehingga terwujud Kabupaten Lebak yang aman dan damai.
“Semoga Polres Lebak ke depan bisa meningkatkan sinergitas dengan semua pihak dan kalangan demi kondusifitas,” imbuhnya. (*)
Reporter: Nurandi
Editor: Agus Priwandono











