PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pandeglang telah melepas keberangkatan 1.265 calon jemaah haji reguler Kabupaten Pandeglang tahun 2023.
Keberangkatan calon jemaah haji Kabupaten Pandeglang ini terbagi dalam lima Kloter. Yakni, Kloter 16, Kloter 46, Kloter 55 dan Kloter 65.
Menurut Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU), Kemenag Pandeglang, Kholid, semua calon jemaah haji asal Kabupaten Pandeglang sudah diberangkatkan.
“Jemaah yang sudah diberangkatkan lebih banyak dari kuota awal. Sebelumnya berjumlah 1.179 jemaah menjadi 1.265 jemaah,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Kamis, 15 Juni 2023.
Kholid menjelaskan, Kabupaten Pandeglang mendapatkan kuota tambahan kurang lebih sebanyak 86 orang. Termasuk, di antaranya, tambahan kuota untuk Kloter gabungan.
“Untuk kuota Kloter gabungan, Kabupaten Pandeglang mendapatkan empat jemaah yang diberangkatkan hari ini ke Embarkasi Jakarta,” katanya.
Keberangkatan empat calon jemaah haji itu akan digabung dengan calon jemaah haji dari delapan Kabupaten dan Kota se-Provinsi Banten.
Keberangkatan empat calon jemaah asal Kabupaten Pandeglang itu dapat dikatakan menjadi Kloter terakhir atau Kloter 65.
“Sementara ini kita belum mendapatkan informasi tambahan kuota jemaah lagi. Jadi sampai saat ini total sudah melepas keberangkatan 1.265 calon jemaah haji Kabupaten Pandeglang,” katanya.
Kabag Kesra Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang, Abdul Hadits Muntaha mengungkapkan, seluruh calon jemaah haji asal Kabupaten Pandeglang sudah diberangkatkan.
“Hari ini kita laksanakan pelepasan empat orang calon jemaah haji Kloter gabungan. Kalaupun hanya empat orang, pelayanan diberikan sama. Hal itu sesuai dari pesan disampaikan Ibu Bupati,” katanya.
Hadist menjelaskan, Bupati Pandeglang Irna Narulita meminta agar seluruh calon jemaah haji untuk diperlakukan sama. Termasuk empat orang calon jemaah haji yang masuk dalam Kloter gabungan.
“Hari ini diberangkatkan, diantar hingga Embarkasi Pondok Gede, begitu pula pulangnya ke tanah air juga dijemput kembali. Jadi kita beri perlakukan sama karena semuanya sama-sama mau menjalankan ibadah ke Tanah Suci,” katanya. (*)
Reporter: Purnama Irawan
Editor: Agus Priwandono











