PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Sebanyak 383 jemaah haji kloter 16 JKG (Jakarta Pondok Gede) asal Kabupaten Pandeglang saat ini tengah menunggu waktu puncak haji di Arofah Muzdalifah, Mina (ARMUZNA) yaitu pada tanggal 26 Juni – 01 Juli 2023 Masehi (08 – 13 Dzulhijah 1444 H).
Jamaah haji kloter 16 asal Kabupaten Pandeglang telah berangkat pada tanggal 28 Mei 2023.
Petugas TPHI Kloter 16 Dr. Ari Hasan Ansori mengatakan, jemaah kloter 16 JKG asal Kabupaten Pandeglang sudah 18 hari berada di Arab Saudi (9 hari di Madinah dan 9 di Makkah).
“Saat ini, jamaah haji masih harus menunggu selama 12 hari lagi untuk memasuki dan mengikuti puncak haji di Arofah Muzdalifah, Mina (ARMUZNA). Yaitu pada tanggal 26 Juni – 1 Juli 2023 Masehi, (8-13 Zulhijah 1444 Hijriyah),” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Jumat 16 Juni 2023.
Kegiatan puncak ini tentu saja menjadi hal yang sangat penting dan sangat sakral untuk diikuti dan dilaksanakan oleh jamaah haji dalam menjalankan ibadah haji. Khususnya saat wuquf di Arofah, dalam kondisi apapun jemaah harus dapat hadir dan berada di padang Arofah, ‘Al Haju Arofah’ (Haji adalah Arofa).
“Dalam rangka mempersiapkan diri secara fisik, mental, dan ilmu manasik bagi para jamaah haji sebelum profesi ARMUZNA. Maka PPIH (Panitia Penyelenggara Ibadah Haji) Kloter 16 JKG melakukan serangkaian kegiatan pemantapan bagi jamaah,” katanya.
Pemantapan seperti visitasi dan edukasi. Kemudian pertemuan atau diskusi, layanan konsultasi via WhatsApp.
“Pemeriksaan kesehatan, serta monitoring jemaah lansia dan jamaah risiko tinggi (risti). Hasil visitasi dan edukasi kemudian ditindaklanjuti dan diperdalam lagi secara lebih jelas dan lebih teknis oleh PPIH Kloter 16 JKG di bawah tanggungjawab Ketua Kloter16,” katanya.
Tim Kesehatan Haji Kloter secara terencana, terprogram dan berkelanjutan melakukan layanan kesehatan baik melakui posko kesehatan di hotel. Melakukan observasi dan layanan visit dan pemeriksaan di kamar bagi jamaah lansia dan risti pada setiap harinya.
“Lalu melakukan penyuluhan dan peyampaian informasi pada jamaah untuk Perilaku Hidup Bersih dan Sehat. Baik saat di hotel, di masjid, di jalan, dan saat puncak haji di ARMUZNA,” katanya.
Upaya tersebut adalah bentuk pelayanan untuk mewujudkan jamaah haji yang sehat, kuat, mandiri, serta berpengetahuan yang cukup tentang manasik haji.
“Sehingga diharapkan semua jamaah haji kloter 16 JKG dapat meraih haji dan umrah mabrur. Aamiin,” katanya.
Reporter: Purnama Irawan
Editor: Aditya











