SERANG,RADARBANTEN.CO.ID-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten akan membuat posko layanan Pemilu alias Desk Pemilu menjelang pelaksanaan pesta demokrasi lima tahunan yang akan digelar pada tahun 2024.
Desk Pemilu nantinya akan dibuat di Pendopo Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), kota Serang.
Hal itu diungkapkan Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar. Kata Al, Desk Pemilu itu nantinya akan menjadi layanan yang memberikan daya dukung khususnya untuk penyelenggara Pemilu seperti Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam menjalankan tugas dam fungsi pokok penyelenggaran Pemilu 2024.
“Itu nanti akan berbentuk sekretariat, yang memungkinkan memberikan daya dukung dan merespon perkembangan dari proses tahapan Pemilu 2024. Saat ini sedang kita komunikasikan teknksnya,” kata Al Muktabar, Senin 10 Juli 2023.
Al mengatakan, daya dukung itu diberikan sebagai upaya dalam menjaga stabilitas daerah. Menurutnya, stabilitas sangatlah penting, maka perlu dilakukan komunikasi yang intens dengan semua lembaga khususnya KPU menjelang Pemilu ini.
Selain Desk Pemilu, Pemprov Banten juga berencana memberikan hibah kepada KPU Banten untuk mendukung pelaksanaan dan berbagai proses tahapan Pemilu 2024. Hibah itu akan diatur dalam Peraturan Daerah (Perda).
“Total secara keseluruhan ada Rp300 juta dana yanh kita siapkan dalam dana cadangan, namun saat ini belum ada tahapan yang membutuhkan dana secara urgent, ” kata Al.
Al berharap pelaksanaan berbagai tahapan Pemilu 2024 dapat berjalan dengan lancar, terlebih mengingat Banten merupakan Provinsi terbesar ke lima dengan jumlah pemilih terbanyak se Indonesia.
“Dengan jumlah daftar pemilih tetap (DPT) yang mencapai 8,8 juta pemilih, maka Banten adalah penentu. Kita berharap betul partisipasi penyampaian hak suara digunakan baik sebaik baiknya,” imbuhnya.
Sementara, Ketua KPU Banten Mohamad Ihsan mengkonfirmasi, Banten memiliki 8.842.646 pemilih yang masuk dalam DPT. Jumlah itu menjadikan Banten sebagai daerah dengan DPT terbanyak ke lima.
“Alhamdulillah kita memiliki DPT yang cukup banyak ya, tentu ini menjadi tantangan dan juga harapan kita bersama agar partisipasi nanti juga tingginya sama dengan data daftar pemilih itu sendiri,” ungkapnya.
Saat ini KPU pun tengah memetakan potensi kerawanan saat Pemilu di masing-masing daerah. Pihaknya pun akan terus mensosialisasikan mengenai penggunaan hak pemilih kepada masyarakat.
“Terkait dengan antisipasi karawanan, maka penting bagi kita untuk melakukan edukasi melakukan sosialisasi dan pelibatan masyarakat untuk turut serta berpartisipasi penggunaan hak pilih itu sendiri. Karena tanpa partisipasi masyarakat maka kita akan mengalami kerugian yang besar, maka kita berharap Pemilu ini bisa berjalan dengan lancar, partisipasinya meningkat dan kita menghasilkan pemimpin yang berkualitas dan amanah,” pungkasnya. (*)
Reporter: Yusuf Permana
Editor: Agung S Pambudi











