SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang meminta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang untuk menyerahkan aset Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Albantani.
Pasalnya, beberapa hari yang lalu, sempat ada keluhan dari masyarakat Kota Serang yang berada di Kampung Karangjaya, Kecamatan Kasemen, yang mengalami krisis air bersih selama satu bulan.
Menanggapi hal itu, Asisten Daerah (Asda) II Kota Serang, Yudi Suryadi mengatakan, permasalahan air bersih yang ada di Kampung Karangjaya karena saluran air tersebut masih menggunakan PDAM Tirta Albantani.
“Pengelolaan air bersih di kita itu masih ada yang dikelola air bersih Kabupaten Serang. Termasuk masyarakat yang dikeluhkan itu saluran air yang dari Kabupaten Serang,” ujarnya, Rabu, 12 Juli 2023.
Ia mengatakan, pihaknya mendorong kepada DPRD maupun Pemkab Serang agar menyerahkan aset PDAM Tirta Albantani. Hal itu lantaran PDAM Tirta Albantani masih mengelola pelanggan yang berada di Kota Serang.
“Mangkannya kita mendorong kepada Dewan kepada Pemkab Serang aset-aset PDAM Kabupaten yang ada di Kota. Seyogyanya karena pelanggan lokasinya ada di Kota Serang diserahkan kalau ada keluhan dari masyarakat terkait air bersih yang dikelola Kabupaten Serang bisa kita tangani,” katanya.
Mesi demikian, sekali pun nanti diserahkan, Yudi menuturkan tidak akan diterima begitu saja dan akan menilai apakah masih layak atau tidak.
“Kalau asetnya diserahkan tidak langsung kita terima, nanti kita nilai, itu layak tidak. Jangan sampai diserahkan ke kita ternyata pipanya pada bocor,” ucapnya.
Menurutnya, saat ini Perumdam Tirta Madani milik Pemkot Serang tengah membuat sebuah bussines plan untuk lima tahun ke depan.
Selain itu, Pemkot Serang juga telah mengusulkan dan jaringan distribusi utama (JDU) sudah masuk dalam Dana Alokasi Khusus (DAK).
“Sekarang alhamdulillah dari usulan Pemkot Serang, JDU sudah masuk DAK. Dengan adanya JDU itu nanti Pemkot direncanakan membantu lewat penyertaan modal untuk sambungan rumahnya,” katanya.
Terakhir, Yudi berharap, Perumdam Tirta Madani dapat memberikan profit untuk pembangunan ke depan serta melayani masyarakat untuk air bersih.
“Yang jelas ke depan Perumdam pertama banyak melayani masyarakat dan kedua tadi tuntutan dari Dewan bagaimana supaya ada profit keuntungan untuk membangun juga, ada deviden juga. Walaupun secara riil belum secara penyertaan modal, tapi sudah memberikan deviden kepada Pemerintah Kota, terhadap aset-aset Pemerintah Kota oleh Perumdam,” tuturnya. (*)
Reporter: Nahrul Muhilmi
Editor: Agus Priwandono











