SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Roadshow Lomba Kampung Bersih dan Aman (LKBA) 2023 di Kecamatan Lebakwangi diramaikan oleh ribuan warga, Rabu 12 Juli 2023.
Warga didominasi oleh ibu-ibu yang berasal dari beberapa kecamatan di di wilayah Serang Utara. Tak sedikit dari mereka bahkan menggunakan pakaian yang unik.
Salah satu warga, Ainin mengatakan, dirinya datang ke kantor Kecamatan Lebakwangi adalah untuk ikut memeriahkan pelaksanaan roadshow Lomba Kampung Bersih dan aman (LKBA).
“Sengaja dari pagi sudah datang, mau ikut memeriahkan LKBA,” katanya, Rabu 12 Juli 2023.
Selain ingin ikut olahraga bersama, ia juga mengaku ingin ikut mendapatkan hadiah doorprize yang telah disediakan panitia. “Mudah-mudahan kan dapet hadiah juga, selain sehat dapet hadiah,” jelasnya.
Diketahui hari ini merupakan pelaksanaan roadshow ke dua LKBA. Dalam pelaksanaan yang ke dua ini dilaksanakan di halaman kantor kecamatan lebak wangi dan diikuti oleh Kecamatan Lebak Wangi, Pontang, Tirtayasa, Tanara, Binuang dan Carenang.
Ketua Dewan Redaksi Radar Banten M Widodo dalam sambutannya mengatakan, ada sebanyak 6 kategori yang nantinya menjadi bahan penilaian dalam lomba LKBA pada tahun ini.
“Kategori partisipasi masyarakat, pengelolaan lingkungan, lingkungan berbunga, lingkungan paling inovatif, pengelolaan sampah dan terakhir kategori partisipasi Pemuda penggerak lingkungan,” katanya.
Ia mengatakan, untuk jenis kategori yang dilombakan pada tahun ini tidak ada perbedaan dari tahun lalu. Namun demikian terkadang masih ada kesalahpahaman dalam mengikutsertakan peserta LKBA.
“Pesertanya ini setiap satu desa wajib mengirimkan satu RW jadi peserta ini satu RW bukan bukan cuma perwakilan salah satu RT saja,” jelasnya.
Pada tahun-tahun sebelumnya, pihaknya yang juga menjadi dewan juri masih menemukan kesalahpahaman tersebut. Untuk itu pihaknya meminta kepada pihak desa menerapkan aturan tersebut.
“Selama ini banyak para kepala desa yang belum paham tentang itu. Kadang satu RW hanya mengirimkan satu atau dua RT nah ini yang enggak sesuai. Ini yang harus diingat yaitu peserta itu satu lingkungan RW,” terangnya.
Lebih lanjut, nantinya akan ada tim juri yang menilai yang mana mereka berasa dari beberapa unsur.
“Untuk penjurian kita belum pastikan kapan, tetapi nanti juri akan terdiri dari berbagai unsur seperti dari DPMD, dinas kesehatan, Dinas Pertanian, dari Radar Banten dari Korem 064 dan dari Polda Banten,” jelasnya. (*)
Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani
Editor: Abdul Rozak











