“Tahun 2023 ini ada rekrutmen untuk ASN yang bertalenta digital. Komposisinya tahun 2023 dan tahun 2024, 80 persen untuk PPPK dan 20 persen fresh graduate,” ungkapnya.
Hal senada juga dikatakan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia Airlangga Hartarto, kebutuhan ASN tahun 2023 ini diprioritaskan pada sektor guru dan tenaga kesehatan.
Menurut Airlangga, hal tersebut menjadi solusi dan terobosan yang baik bagi pemerintah pusat.
“Prioritasnya di sektor guru dan kesehatan. Tentu ini menjadi solusi dan terobosan. Catatan ke depan kita perlu merekrut ASN-ASN bertalenta digital,” ungkapnya.
Reporter : Rostinah
Editor: Abdul Rozak









