SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kecamatan Baros meminta kepada pengusaha yang menjadi pemenang lelang dalam pembangunan Pasar Baros untuk memprioritaskan warganya untuk dapat bekerja di proyek pembangunan Pasar Baros.
Hal tersebut agar pembangunan Pasar Baros dirasakan manfaatnya oleh warga sekitar sehingga tidak menimbulkan gejolak di masyarakat.
Camat Baros, Tb Jefri Januar mengatakan, saat ini pembangunan Pasar Baros sudah mulai dilakukan dan masuk pada tahap pemasangan paku bumi dan tiang pancang.
“Dari informasi pelaksana proyek sedang memasang paku bumi atau tiang pancang, nanti berikutnya mungkin saya menunggu informasi,” katanya saat ditemui di kantor Kecamatan Baros, Senin, 14 Agustus 2023.
Ia mengatakan, pembangunan Pasar Baros saat ini harus melibatkan masyarakat yang berada di sekitar Baros. Hal tersebut guna meningkatkan perekonomian masyarakat yang ada di sekitar.
Ia mengatakan, saya ini banyak warga baros yang mendatangi dirinya untuk meminta izin untuk bekerja di proyek pembangunan Pasar Baros.
“Ada warga masyarakat juga yang ingin bekerja di sana namun karena progresnya belum banyak jadi belum bisa menerima banyak orang,” jelasnya.
Ia mengatakan, sejak awal pihaknya sudah menekankan kepada pihak pengusaha untuk dapat memprioritaskan masyarakat Baros untuk dapat bekerja di sana.
“Dari awal kami tekankan kepada pelaksana proyek bahwa sedapat mungkin menggunakan tenaga pribumi supaya masyarakat yang ada di Baros dapat diberdayakan oleh perusahaan dalam rangka kewilayahan supaya keberadaannya bisa dirasakan masyarakat,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia berharap agar pembangunan Pasar Baros dapat berjalan dengan lancar sehingga para pedagang bisa dapat kembali berjualan di sana.
“Kami berharap Pasar Baros segera terwujud yang ke dua menjadi sentra ekonomi buta masyarakat Baros, saya berharap ke depan sesuai dengan kesepakatan bersama dengan para pedagang pasar saya berharap pedagang pasar semua terakomodir jangan sampai ada yang tertinggal,” pungkasnya. (*)
Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani
Editor: Agus Priwandono











