CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Cilegon, Abdul Ghoffar menilai, inovasi Pemkot Cilegon tidak fokus ke-10 janji kampanye Walikota dan Wakil Walikota Cilegon.
Hal itu sebagai respons pernyataan Walikota Cilegon, Helldy Agustian, yang menyebut banyak inovasi di luar janji kampanyenya yang telah direalisasikan.
“Inovasinya ‘kebablasan’ sehingga tidak fokus dengan 10 janji kampanye, contohnya pemasangan palang pintu kereta itu sebetulnya sebelum Helldy menjabat sudah diusulkan masuk bantuan pendanaan dari propinsi, jadi bukan murni dari usulan Walikota. Mudik gratis itu juga pendanaannya dari CSR industry. Pabrik sampah? Sudah dievaluasi efektivitasnya? Prospek ke depannya apakah akan menghasilkan PAD? Kalau sekarang bisa jadi belum kerasa karena masih ada support dari Indonesia Power, nanti kalau sudah tidak di-support lagi akan ketahuan efektivitasnya,” papar Ghoffar, Rabu, 23 Agustus 2023.
Sementara, lanjut Ghoffar, yang harusnya diseriusi adalah implementasi Kartu Cilegon Sejahtera (KCS) yang di dalamnya disebutkan bantuan modal UMKM Rp 25 juta nyatanya pinjaman dana bergulir.
“Kalau ini mah sudah ada sebelum Helldy menjabat sudah berjalan kalau rintisan pinjaman Rp 1 juta, pengembangan bisa Rp 3 juta, dan kalau lancar pengembaliannya bisa Rp 5 juta dari sebelumnya memang sudah ada kegiatan ini,” ujarnya.
Kemudian, program penyerapan tenaga kerja 25.000 orang, nyatanya bukan bekerja di industri atau instansi tertentu, karena judulnya pemagangan.
“Ini juga tidak menjamin akan berkerja formal, dan ujung-ujungnya diarahkan untuk wirausaha, contoh yang sudah dilakukan misalnya kursus potong rambut, kursus menjahit, ini tidak secara otomatis mengurangi pengangguran karena potong rambut dan menjahit itu harus punya bakat dan kemauan yang keras. Ini sebagian dari yang saya amati,” papar Ghoffar.
Menurut Ghoffar, masih ada yang lain yang perlu dievaluasi.
Sebelumnya, Walikota Cilegon, Helldy Agustian menjelaskan, dari sepuluh janji kampanye, keseluruhannya sudah terlaksana.
Namun, memang masih ada beberapa yang belum mencpai target
“Terlebih masa jabatan kami sekarang hanya tiga setengah tahun saja dari yang seharusnya lima tahun,” katanya.
“Maka dari itu, saya meminta untuk segera dievaluasi,” pintanya.
Meskipun demikian, Helldy menjelaskan bahwa banyak inovasi di luar janji kampanye yang telah direalisasikan.
“Tentunya, selain sepuluh janji kampanye kami yang direalisasikan juga banyak inovasi di luar itu yang telah kami jalankan, antara lain, pabrik sampah, pemasangan palang pintu kereta api, mudik gratis, dan banyak lainnya. Saya meminta semua itu dapat terdokumentasi dengan baik,” jelasnya. (*)
Reporter: Bayu Mulyana
Editor: Agus Priwandono











