CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Kelurahan Ciwedus dan Ciwaduk, Kecamatan Cilegon kompak menggelar pelatihan las bersama dengan menggandeng BLK Kota Cilegon.
Pelatihan yang diikuti puluhan pemuda itu dilakukan sebagai upaya menekan angka pengangguran di Kota Cilegon.
Lurah Ciwedus, Suherman menjelaskan peserta pengelasan ini sebagian besar merupakan warga yang tercatat dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau warga tidak mampu di wilayahnya.
“Pelatihan ini dilakukan selama 15 hari, sejak Senin (25/9) kemarin sudah dimulai, semoga pemuda yang mengikuti pelatihan ini memiliki keahlian dan keterampilan ke depannya sehingga bisa mengurangi pengangguran,” katanya, saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat 29 September 2023.
Selain itu, lanjut Suherman, para peserta yang mengikuti pelatihan ini juga bakal mendapatkan sertifikasi langsung dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
“Jadi sebagai bekal juga selain keahlian, kita berikan sertifaksi yang akan dibagikan diakhir pelatihan, saya harapkan dengan modal itu para pemuda khususnya di Kelurahan Ciwedus bisa berdaya saing,” katanya.
Sementara itu, Instruktur Las BLK Cilegon, Sulaeman menjelaskan, dalam pelatihan tersebut para peserta diajarkan beberapa jenis pelatihan las yang sering digunakan yakni pelatihan 2F atau pengelasan posisi sejajar yang bisa diterapkan untuk pembuatan teralis maupun fabrikasi.
“Pelatihan hari ini kita targetnya bisa minimal las posisi 2F selain itu ada juga programnya dari dua Kelurahan Ciwedus dan Ciwaduk bisa membuat fabrikasi teralis jendela pager,” katanya.
Disampaikan Sulaeman, setelah mengikuti pelatihan ini peserta ditargetkan agar bisa memiliki kesempatan untuk bersaing di dunia industri maupun membuka wirausaha.
“Diharapkan bisa ikut usaha sendiri contohnya bikin teralis, bikin bengkel mandiri intinya bisa berdikari untuk mencari cuan-cuan di luar,” jelasnya.
Diketahui, pada pelatihan tersebut diikuti sebanyak 20 pemuda yang mana masing-masing kelurahan mengirimkan 10 pemuda. Adapun pelatihan di pusatkan di Kelurahan Ciwedus. (*)
Reporter: Raju
Editor: Abdul Rozak











