SERANG,RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang masih tunggu data-data dari organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk menaikkan status menjadi siaga darurat kekeringan.
Asisten Daerah (Asda) I Kota Serang Subagyo mengatakan, kekeringan yang ada di Kota Serang saat ini sudah terjadi di 49 titik lokasi dari 10 kelurahan yang rawan kekeringan.
“Kecamatan Kasemen 7 Kelurahan, Taktakan 1 Kelurahan, Serang 1 Kelurahan, Walantaka 1 Kelurahan yang sudah mengalami kesulitan mendapatkan air bersih kekeringan,” ujar Subagyo, Rabu, 4 Oktober 2023.
Pihaknya mengaku, setiap hari Pemkot Serang masih terus mendistribusikan air bersih selama musim kemarau ini kepada masyarakat yang terdampal kekeringan.
“Setiap hari kita distribusi air bersih di 49 titik sehingga karena ada keterbatasan armada yang dimiliki. Kemudian dibantu juga oleh BPBD Provinsi dan Perumdam. Kalau kita secara simultan secara terus menerus kemarin kita baru saja distribusi kan air bersih 5.000 liter per titik lokasi,” katanya.
Sedangkan, lanjut Subagyo, untuk pengangkatan status siaga darurat harus ada beberapa tahapan yang dibahas terlebih dahulu melalui Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
“Misalnya ada dampak kesehatan, kemudian dampak sosial dan itu mungkin akan dikoordinasikan dengan dinas terkait seperti BPBD, Dinas Ketahanan Pangan dan lainnya. Karena harus ada tahapan yang dilalui,” ucapnya.
Sebab, hingga saat ini belum ada laporan dari beberapa OPD terkait data dampak cuaca panas ekstrem ini. Namun, pihaknya akan kembali membahas bersama Forkopimda.
“Tapi itu mungkin jadi bahan evaluasi kita nanti kita akan rapatkan kembali solusinya seperti apa. Jangan sampai karena kering butuh air langsung menetapkan. Nanti kita akan bahas lebih lanjut dengan arahan Pak Sekda nanti solusinya seperti apa,” tuturnya.
Reporter: Nahrul Muhilmi
Editor : Aas Arbi











