CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Luas lahan pertanian di Kota Cilegon terus menyusut. Belum setahun, dari luas lahan pertanian 1.300 hektare pada tahun 2023, kini tersisa 1.110 hektare.
Kepala Bidang Pertanian pada Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Cilegon, Mustofa, mengungkapkan bahwa penyusutan lahan pertanian di Kota Cilegon akibat pembangunan fisik. Salah satunya, pengembangan properti.
“Hasil validasi dan verifikasi, luas lahan pertanian di Kota Cilegon sudah berkurang, yang tadinya 1.300 hektare lahan pertanian di Kota Cilegon, sekarang sudah berkurang menjadi 1.110 hektare,” kata Mustofa saat ditemui di ruangannya, Senin, 9 Oktober 2023.
Dijelaskan Mustofa, dengan terus berkurangnya luas lahan pertanian di Kota Cilegon, melalui penyuluh pertanian terus menyosialisasikan kepada kelompok tani agar memaksimalkan penanaman meski di lahan yang tidak luas.
“Setiap hari, penyuluh pertanian kita berinteraksi dengan para petani untuk mengetahui penanaman apa yang cocok untuk ditanam serta mendengarkan keluhan permasalahan yang dialami oleh para petani,” katanya.
Seperti, lahan pertanian di wilayah Kecamatan Jombang, sudah tidak bisa ditanami lantaran tanah tersebut sudah diuruk dan dalam proses pembangunan properti.
“Adanya pembangunan-pembangunan yang sangat besar di Kota Cilegon, di antaranya, yang sudah terlihat di Kecamatan Jombang, di Kelurahan Masigit, itu kurang lebih hampir 10 hektare,” katanya.
Dengan begitu, lanjut Mustofa, lahan pertanian yang biasa ditanami oleh petani di Kecamatan Jombang sudah tidak bisa digarap lagi.
“Salah satu contoh yang sudah terlihat kemarin di Metro itu sudah ditanami melon, bawang, cabai itu sudah tidak bisa ditanami lagi karena sudah mau dibangun, sehingga diuruk,” tuturnya.
Ia menambahkan, lahan pertanian di Kecamatan Cibeber juga tidak bisa lagi digarap. Sebab, telah diuruk untuk digunakan perumahan.
“Jadi dengan masifnya pembangunan itu lahan (pertanian) produktif di Kota Cilegon terus mengalami penyusutan,” tukasnya. (*)
Reporter: Rajudin
Editor: Agus Priwandono











