CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Cilegon menggelontorkan dana sebesar Rp 750 juta untuk melakukan perbaikan sarana prasarana di tiga pasar yakni Pasar Baru Kranggot, Pasar Blok F dan Pasar Merak.
Rencananya semua perbaikan pasar dimulai dilakukan di bulan Oktober 2023 selama 60 hari kerja atau diperkirakan selesai pada tanggal 7 Desember 2023.
“Kita perkirakan pengerjaan rampung selama dua bulan, dengan mengambil waktu dua bulan diharapkan pengerjaan maksimal karena biasanya kan akhir tahun ini musim penghujan,” kata Kabid Perdagangan pada Disperindag Kota Cilegon, Ema Hermawati, Kamis 9 Oktober 2023.
Dituturkan Ema, dari perbaikan tiga pasar tersebut, untuk Pasar Baru Kranggot sebanyak empat perbaikan, meliputi perbaikan talang atap di los basah, normalisasi drainase, perbaikan kamar mandi, dan perbaikan pagar kantor UPTD Pasar Kranggot.
“Di pasar Kranggot ada 4 perbaikan. Sedangkan di pasar Blok F difokuskan memperbaiki lantai di los basah sama normalisasi saluran air karena sangat mengganggu proses pembuangan air limbahnya,” terang Ema.
Selanjutnya perbaikan di Pasar Merak hanya satu perbaikan yakni pembuatan Tempat Pembuangan Sampah atau TPS.
Ia berharap, sejumlah perbaikan selesai tepat pada waktunya sehingga bisa dimanfaatkan oleh pedagang serta pengunjung lainnya.
“Semoga tepat waktu tidak mengulur waktu sehingga selesai sesuai rencana karena dari semua yang diperbaiki itu kondisinya sangat memperihatinkan, makanya kita prioritaskan dibangun di tahun ini,” kata Ema.
Sementara itu, Kepala UPTD Pasar Baru Kranggot, Dani Rahmat mengatakan, terkait sejumlah perbaikan sarana prasarana di Pasar Baru Kranggot, pihaknya tidak melakukan pemindahan pedagang, seperti yang menempati di los basah. Hal itu dikarenakan dalam proses pengerjaan perbaikan dilakukan secara bergilir dan hanya terdapat 50 pedagang yang berjualan.
“Awalnya kita berencana merelokasi dulu, tapi kita mikir untuk usaha harus tetap berjalan. Jadi adanya perbaikan ini tidak mengganggu juga mereka berdagang,” tukasnya. (ADV)











