SERANG,RADARBANTEN.CO.ID-MIK alias Rafli (22) anggota Geng Motor Bhizer yang ditangkap petugas Satreskrim Polresta Serang Kota mengakui telah membacok pengendara di Jalan Serang-Cilegon tepatnya di Serdang, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang pada Minggu pagi, 1 Oktober 2023 lalu.
Motif warga Lingkungan Rau Timur, Kelurahan Cimuncang, Kecamatan Serang Kota Serang tersebut membacok korban M Ramadan (22) karena merupakan musuh gengnya.
“Dia (korban) Geng 21 Stress Cilegon,” ujar Rafli, Selasa 10 Oktober 2023.
Rafli membantah warga Gempol, Desa Kramatwatu, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang tersebut sebagai korban salah sasaran. Sebab, saat kejadian, ia melihat korban membawa senjata tajam. “Bawa senjata tajam,” ungkap Rafli.
Rafli mengungkapkan, saat mengetahui korban merupakan anggota Geng 21 Stress, ia bersama tiga orang temannya melakukan pengejaran.
Saat berada di lokasi, salah satu rekannya menabrak motor yang dibawa korban. Disaat korban terjatuh, ia dibacok menggunakan celurit. “Teman yang nabrak, saya yang bacok,” ungkap Sofwan.
Kapolresta Serang Kota Kombes Pol Sofwan Hermanto mengungkapkan, korban berandalan jalanan tersebut merupakan warga yang hendak mencari sarapan.
Namun apes bagi, ia malah bertemu dengan para pelaku. “Saat kejadian korban bermaksud membeli nasi uduk,” ungkap Sofwan.
Sofwan menjelaskan, dalam kasus penyerangan terhadap warga tersebut, petugas Satreskrim Polresta Serang Kota telah menangkap tiga orang pelaku.
Ketiganya MIK alias Rafli, FF alias Dede (15) warga Lingkungan Rau Timur, Kelurahan Cimuncang, Kecamatan Serang, Kota Serang dan MIB alias Ompong (21) warga Neglasari Ciawi, Kelurahan Cipare, Kecamatan Serang, Kota Serang.
“Ada tiga orang yang kami amankan,” ujar Sofwan.
Sofwan juga menjelaskan, ketiganya ditangkap polisi setelah video pembacokan tersebut viral di media sosial (medsos). Dari informasi tersebut, petugas langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengungkap identitas para pelaku.
“Ketiga pelaku ini ditangkap di Jalan Jayadiningrat Kaloran Pena, Kelurahan Lontarbaru, Kecamatan Serang, Kota Serang pada Jumat siang, 6 Oktober 2023,” kata Sofwan.
Sofwan mengatakan, sebelum pengeroyokan tersebut terjadi para pelaku yang tergabung dalam Geng Motor Bhizer tersebut melakukan pertemuan dengan kelompok lain di Ciracas, Kota Serang.
Dalam pertemuan tersebut, kelompok Bhizer melakukan komunikasi dengan kelompok 21 Stres asal Cilegon untuk melakukan tawuran. “Mereka ini hendak melakukan tawuran,” kata mantan Kapolres Pandeglang tersebut.
Saat akan melakukan tawuran dengan kelompok 21 Stres, para pelaku yang saat itu dalam perjalanan menyerang pengendara motor yang berada di lokasi. Korban yang saat itu bersama temannya beberapa kali dibacok oleh para pelaku.
“Korban mengalami luka robek pada bagian kaki,” ujar Sofwan.
Sofwan mengatakan, dalam kasus tersebut pihaknya masih melakukan pencarian terhadap rekan pelaku yang belum tertangkap.
Mantan Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Banten tersebut menegaskan akan menindak tegas para pelaku berandalan jalanan yang telah membuat resah warga. “Kasus ini kami kembangkan sampai tuntas,” tutur Sofwan (*)
Reporter: Fahmi
Editor: Agung S Pambudi











