LEBAK,RADARBANTEN.COM-Lapak buku gratis yang diselenggarakan oleh Komunitas Rangkasbitung Membaca menjadi tempat bagi anak-anak di Lebak untuk belajar membaca.
Lapak buku gratis yang digelar di Alun-alun Rangkasbitung membuat anak-anak antusias dan semangat dalam menuntut ilmu selain di sekolah dan rumah.
Kegiatan lapak buku gratis diselenggaraka rutin, oleh Komunitas Rangkasbitung Membaca. Uniknya kegiatan tersebut digelar di tempat-tempat umum seperti Alun-alun Rangkasbitung dan kafe dengan sasaran remaja dan anak-anak.
Warga Rangkasbitung Anna mengatakan, kegiatan yang diselenggarakan oleh Komunitas Rangkasbitung Membaca sangat positif dan memberikan edukasi kepada anak-anak tentang pentingnya membaca.
“Jadi saya di sini ngajakin anak belajar membaca, jadi kadang kalo ada waktu luang ke sini. Sambil menambah ilmu juga,” katanya, Selasa 24 Oktober 2023.
Dalam acara tersebut remaja dan anak sangat antusias, dari berbagai kalangan dimulai dari SD, SMP hingga SMA dan umum mendatangi lapak buku gratis yang digelar di Alun-alun Rangkasbitung.
Lapak buku gratis, menawarkan ragam jenis koleksi buku. Dimulai dari buku pendidikan, novel, dongeng, dan masih banyak lagi. Tanpa ada pungutan biaya alias gratis siapapun bisa membaca di sini.
“Di sini banyak juga buku bacaannya. Jadi seneng ya baca-baca di sini sambil bisa jalan-jalan juga, sambil menikmati alam,” ujarnya.
Sementara pegiat Komunitas Rangkasbitung Membaca Dela Syahma mengatakan, kegiatan yang digelar tidak hanya di merupakan agenda rutin untuk mengajak anak dan remaja gemar membaca.
“Kalo untuk Rangkasbitung membaca ini kami sudah ada Komunitasnya. Jadi kalo Forum Rangkasbitung Membaca, kegiatannya lapak baca di hari Sabtu sore, itu di Partikel Kopi setiap Jam 15.00 WIB,” ucap Della.
Ditambahkannya, untuk kegiatan pagi digelar dari pukul 07.00 – 11.00 WB dengan titik kegiatan di Alun-alun Rangkasbitung, untuk sasarannya kalangan remaja dan anak muda.
“Jadi selain jajan dan main di sini, anak-anak juga bisa baca buku mewarnai dan belajar di sini. Jadi ada banyak koleksi buku yang bisa dibaca,” pungkasnya. (*)
Reporter: Nurandi
Editor: Agung S Pambudi











