SERANG,RADARBANTEN.CO.ID-Pemerintah Kota (Pemkot) Serang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) tengah membuat perencanaan pembangunan embung di dua lokasi untuk mengatasi permasalahan Kota Serang.
Kepala DPUPR Kota Serang Iwan Sunardi mengatakan, pembuatan embung tersebut merupakan konsep yang digagas oleh pihaknya untuk mengatasi krisis air bersih ketika kemarau, maupun menampung air ketika musim hujan.
“Kami memiliki konsep bahwa genangan ini tidak ada di satu titik saja, ada di beberapa titik lain. Sehingga kami melalui bidang sumber daya air juga sudah membuat dua perencanaan di dua titik embung tersebut di luar wilayah Perumahan,” ujarnya, Minggu 29 Oktober 2023.
Iwan mengatakan, perencanaan pembuatan embung tersebut akan dibangun di dua Kecamatan yang berada di Kota Serang.
“Kami sudah membuat 2 titik perencanaan yang fungsinya sama, untuk menangkap air dan mengalirkan air ketika musim kemarau. Dua titik tersebut di Kecamatan Cipocok dan Kecamatan Taktakan. Karena ini lahannya lebih kecil dari pada di BIP, konsepnya hanya menangkap dan mengalirkan air untuk sementara,” katanya.
Kedua lokasi tersebut, lanjut Iwan, memiliki luas lahan sekitar 2 hingga 3 hektare. Namun, pembangunan embung tersebut belum dapat dipastikan, karena keterbatasan anggaran Kota Serang saat ini.
“Keduanya memiliki luas lahan sekitar 2 sampai tiga hektare. Untuk biaya infrastruktur ini tidak seimbang dengan ketersediaan anggaran di kita,” ucapnya.
Selain itu, kata Iwan, pihaknya juga harus memprioritaskan anggaran Kota Serang pada program-program nasional yang saat ini menjadi kewajiban bagi seluruh Pemerintah Daerah.
“Apalagi dalam kondisi sekarang, kita harus bersinergi dengan pemerintah pusat, seperti mengentaskan kemiskinan, penyediaan air bersih, dan yang lainnya,” tuturnya.
Kendati demikian, pihaknya juga mengaku tidak membiarkan program-program yang menjadi prioritas daerah di kesampingkan.
“Tapi juga tidak hanya mendukung program pemerintah pusat, kami juga ingin lebih fokus kepada kebutuhan masyarakat Kota Serang tentunya. Salah satunya adalah pelayanan di tingkat kelurahan dan kecamatan misalnya,” ucapnya. (*)
Reporter: Nahrul Muhilmi
Editor: Agung S Pambudi











